IMS Terkonfirmasi Positif Covid-19 Pertama Asal Payangan

GIANYAR, BaliNews,id – Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Gianyar mengumumkan terkonfirmasi positif Covid-19 yang pertama dari Kecamatan Payangan. IMS (39) asal Desa Klusa Payangan, yang bersangkutan kesehariannya berprofresi sebagai pedagang yang mengontrak di jalan Soka Tohpati Denpasar, yang bersangkutan merupakan orang tanpa gejala (OTG) dari tuan rumahnya yang sebelumnya dinyatakan positif Covid-19. Hal itu diungkapkan Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Gianyar, I Made Gede Wisnu Wijaya, Jumat (19/06/2020)

Lebih lanjut diungkapkanya, kronologianya pada tanggal 14 Juni 2020 yang bersangkutan dilakukan test swab, kemudian pada tanggal 16 Juni 2020 hasilnya keluar yang bersangkutan terkonfirmasi sar cov 2 (Covid-19). “Orang ini tinggal di Denpasar, tapi alamatnya berasal dari Gianyar,” ujarnya.

Diungkapkanya, selain itu juga ada penambahan 5 Kasus lagi. Kasus terkonfirmasi Covid-19 tersebut antara lain, AS seorang laki-laki umur 28 tahun asal Desa Tegaltugu Gianyar. Yang bersangkutan sebagai karyawan toko bangunan di Gianyar, merupakan OTG (orang tanpa gejala) dari kasus positif yang merupakan istrinya (NKS) dimana antara yang bersangkutan dengan istrinya bekerja di toko bangunan yang sama.

Pada tanggal 15 Juni 2020, yang bersangkutan dilakukan pengambilan swab. Kemudian, pada tanggal 17 Juni 2020 dilakukan pemeriksaan di lab kesehatan RSUP Sanglah Denpasar dan hari itu juga keluar hasil yang menyatakan yang bersangkutan dinyatakan positif sar cov2 (Covid-19). “Kamis (18/6) sore yang bersangkutan dijemput PSC 119 untuk dikarantina di BDP BPK Pering,” ungkapnya.

BACA JUGA  Welcome Jilid II Covid19?

Kemudian kasus terkonfirmasi Covid-19 terjadi kepada DMR, seorang perempuan umur 68 tahun asal Desa Tegaltugu Gianyar. Kesehariannya, yang bersangkutan pedagang di Pasar Gianyar. Pada tanggal 11 Juni 2020 tim surveillance Kabupaten Gianyar dan 4 Pusksemas di Gianyar melakukan rapid test masal di lokasi relokasi Pasar Gianyar di Kelurahan Samplangan. Rapid test ini dibagi menjadi dua sesi, yakni sesi pertama sebanyak 542 pedagang dirapid test, serta sesi yang kedua sebanyak 273 pedagang yang dirapid test. Dari hasil rapid test yang pertama, dua orang pedagang dinyatakan reaktif rapid test. “Pada tanggal 14 Juni 2020 dilakukan pengambilan swab kepada dua orang pedagang yang dinyatakan reaktif rapid testnya, hasilnya keluar pada tanggal 17 Juni 2020 dilakukan pemeriksaan terhadap sampel swab dan dinyatakan satu orang yakni DMR terkonfirmasi sar cov 2 (Covid-19),” jelasnya.

BACA JUGA  Tirta Empul, Sudah Buka Bersiap untuk New Normal

Kemudian, SANP seorang perempuan umur 20 tahun asal Lingkungan Selat Samplangan dinyatakan positif Covid-19. SANP ini merupakan anak kandung dari SANS yang sebelumnya telah dinyatakan positif Covid-19. Awalnya, pada tanggal 13 Juni 2020 yang bersangkutan melakukan test swab pertama dengan hasil negatif. Kemudian pada tabggal 15 Juni 2020 dilakukan pengambilan swab yang kedua, pada tanggal 17 Juni 2020 dilakukan pemeriksaan di Labkes RSUP Sanglah Denpasar dengan hasil dinyatakn positif sar cov 2 (Covid-19). “Pada tanggal 18 Juni 2020 yang bersangkutan dijemput untuk menjalani karantina di Bappelkes Bali,” ujarnya.

Setelah itu, DPO seorang laki-laki umur 65 tahun asal Banjar Pabean Ketewel Sukawati dinyatakan positif Covid-19. Yang bersangkutan kesehariannya peternak dan pedagang ayam. Kronologisnya adalah berawal pada tanggal 2 Juni 2020 yang bersangkutan berobat ke salah satu dokter praktek karena sakit, namun karena tiga hari sakitnya belum kunjung membaik maka yang bersangkutan berobat ke RSUP Sanglah Denpasar. Karena tidak memiliki riwayat terkontak erat, maka yang bersangkutan hanya di screening. Singkatnya, yang bersangkutan kemudian kembali berobat ke RSUP Sanglah pada tanggal 15 Juni 2020 dan dikakukan rapid test dengan hasil reaktif, kemudian dilanjutkan dengan test swab. Pada tanggal 17 Juni 2020 hasilnya keluar yang bersangkutan dinyatakan positif Covid-19.

BACA JUGA  Penjual Pisang Goreng Keliling Positif Covid-19

Kemudian, NWS seorang perempuan umur 41 tahun asal Batubulan Sukawati dinyatakan positif Covid-19. Yang bersangkutan merupakan seorang tenaga kesehatan (nakes) yang bertugas di Dinas Kesehatan Kota Denpasar, yang bersangkutan merupakan orang tanpa gejala (OTG) dari kasus terkonfirmasi sebelumnya yaitu 7 orang pekerja migran Indonesia (PMI) serta supir ambulance posko PKM Kota Denpasar yang terkonfirmasi positif Covid-19. Kemudian, dari hasil swab yang bersangkutan pada tanggal 16 Juni 2020 keluar hasil dimana yang bersangkutan dinyatakan positif sar cov 2 (Covid-19).

Untuk menangani masalah ini, tim Satgas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Gianyar bersama dengan tim Covid Gotong Royong akan lebih intens memberikan edukasi kepada masyarakat, “Solusinya penguatan Tim Covid Gotong royong bersama sama Tim Percepatan Penanggulangan Covid Kabupaten untuk lebih inten melakukan edukasi kepada masyarakat agar disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan,” pungkas Wisnu Wijaya. (DT)