Hukuman Push Up Bagi Warga Tidak Pakai Masker

Gianyar, BaliNews.id – Operasi Yustisi yang digelar jajaran Polres Gianyar, Selasa (22/9), menyasar penerapan protokol kesehatan khususnya penggunaan masker di Kabupaten Gianyar. Pada operasi ini ditemukan seorang warga tidak mengenakan masker. Warga mengenakan switer putih tidak dikenakan denda, melainkan diberi hukuman fisik berupa push up.

Kasubag Humas Polres Gianyar Iptu I Ketut Suarnata dikonfirmasi mengatakan Pos Yustisi ini diselenggarakan oleh jajaran Polres Gianyar beserta seluruh polsek. Operasi itu petugas melakukan penertiban terhadap warga yang tidak memakai masker dan tidak benar menggunakan masker. ” Hasilnya ditemukan satu orang pengendara motor yang tidak menggunakan masker,” ujarnya.

Hukuman Push Up Bagi Warga Tidak Pakai Masker
Hukuman Push Up Bagi Warga Tidak Pakai Masker (BaliNews.id)

Petugas lantas melakukan pemeriksaan, warga yang tubuhnya penuh tatto ini beralasan tidak memakai masker karena lupa. Mendapati temuan itu Kasatgas Ban Ops I Wayan Antariksawan langsung memberikan himbauan. “Warga ini diedukasi, akan bahaya tidak memakai masker di tengah pandemi Covid-19,” jelasnya.

BACA JUGA  Pemkab Badung Kedepankan Edukasi Ketimbang Sanksi Bagi Pelanggar Protokol Kesehatan

Selanjutnya warga ini diberikan sanksi pilihan, mulai dari push up, bernyanyi lagi wajib dan mengucapkan pancasila. Warga ini lantas memilih sanksi hukuman push up. “Warga ini memilih push up, selain itu polisi juga memberikan masker sebagai upaya pencegahan covid 19,” ungkapnya. (dt)

Editor : Agus Hendrawan

Facebook Comments

Agus Hendrawan

Merupakan salah satu tim dari BaliNews.id