Hasil Otopsi Korban Curas Di Desa Depaha, Ada 4 Luka Benda Tumpul

Buleleng, BaliNews.id – Hasil otopsi Ni Putu Sekar, 50, korban curas di Desa Depaha, Kecamatan Kubutambahan, ditemukan empat luka akibat kekerasan benda tumpul pada bagian kepala. Hal ini disampaikan oleh Dokter Forensik RSUD Buleleng, dr. Klarisa, Sp.FM saat dikonfirmasi Rabu (15/7) di RSUD Buleleng.

“Jadi kita temukan ada beberapa luka-luka terutama pada daerah kepala itu saja, terdapat empat luka pada bagian kepala” Ungkapnya

Hasil Otopsi Korban Curas Di Desa Depaha, Ada 4 Luka Benda Tumpul
Hasil Otopsi Korban Curas Di Desa Depaha, Ada 4 Luka Benda Tumpul

Lanjut dr. Klarisa, luka yang temukan pada kepala korban memang lebih mengarah pada kekerasan tumpul. Sebab, pihaknya belum berani memastikan kekerasan timpul itu apakah diakibatkan oleh benda apa.

“Masalah benda kami tidak bisa menentukan, karena kalau benda, harus ada saksi mata yang melihat. Tetapi dari hasil pemeriksaan lebih mengarah pada kekerasan tumpul. Untuk rentang waktu kematian kami akan rilis seklaigus dengan hasil visum,” imbuhnya.

BACA JUGA  Konsumsi Gasonline di Gianyar Capai 82 Persen

Ditanya terkait luka paling fatal hingga mengakibatkan nyawa wanita yang kesehariannya berjualan di toko melayang, dr. Klarisa enggan membeberkan. Sebab, hal itu harus dijawab dari kolaborasi dari temuan dan pemeriksaan penunjang.

“Jadi menjawab mana bagian yang paling fatal (luka, Red) itu harus dijawab dari hasil kolaborasi dan pemeriksaan penunjang dan mana yang menyebabkan kematian. Bagian tubuh lain sejauh ini tidak ditemukan luka yang signifikan. Saat ini jenazah masih berada di RS dan ada rencana akan diambil oleh pihak keluarga. Tapi belum bisa tentukan kapan akan diambil,” pungkasnya. (JAR)

Agus Hendrawan

Merupakan salah satu tim dari BaliNews.id