Harus Aktif Manfaatkan Platfrom Digital, Solusi Ukm Bertahan Ditengah Pandemi

Buleleng, BaliNews.id – Pandemi Covid-19 yang telah berlangsung berbulan-bulan, mengakibatkan menurunnya pertembuhan perekonomian secara nasional. Menjaga agar roda perekonomian dapat terus berjalan walau perlahan, pemerintah menyatakan bertumpu pada para pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM) yang ada di daerah. Kondisi pandemi Covid-19 yang belum menemukan ujung pemulihannya ini, pelaku UKM yang sebelumnya lebih bertumpu pada penjualan secara konvensional kini di paksa beralih ke digital. Platfrom digital menjadi solusi bagi pelaku UKM untuk tetap memasarkan produknya dan mengurangi kontak langsung dengang pembeli.

Dengan kondisi ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng,  menyarankan pelaku usaha dan pembeli dengen lebih aktif memanfaatkan platform digital. Adanya pembatasan pertemuan secara fisik dan menurunnya daya beli masyarakat, menjadi pokok permasalahan saat ini. Cara untuk mendapatkan kebutuhan pokok harus dipermudah. Platfrom Digital menjadi salah satu solusi. Hal ini disampaikan oleh Ketua Dakrenasda Buleleng Gusti Ayu Aries Sujati dalam webinar dengan pelaku UKM di Buleleng, yang diselenggarakan oleh Dinas Perdagangan, Perindustrian, dan Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Dagperinkop UKM) yang diselenggarakan di Rumah Jabatan Bupati Buleleng, Rabu (7/10).

BACA JUGA  Pertamina Catat Konsumsi BBM dan LPG di Bali Meningkat 70 Persen
Harus Aktif Manfaatkan Platfrom Digital, Solusi Ukm Bertahan Ditengah Pandemi
Harus Aktif Manfaatkan Platfrom Digital, Solusi Ukm Bertahan Ditengah Pandemi

“Pandemi ini memaksa kita untuk tidak melakukan kontak fisik secara langsung. Nah disini lah kita, eranya revolusi industri 4.0. Bagaimana kita menerapkan teknologi yang ada, untuk pengembangan bisnis kita,” Katanya.

Aries Sujati juga menambahkan langkah ini harus dilakukan untuk memastikan masyarakat berada di rumah, namun tetap dapat membeli kebutuhan pokok. “Pelaku UKM harus mau mengubah cara, dipaksa ole keadaan. Semua harus aktif mengunakan platfrom digital, baik sosmed maupun markeplace” imbunya.

Sementara itu, Kepala Dinas Dagperinkop UKM Drs. Dewa Made Sudiarta,M.Si mengatakan, Buleleng harus melakukan transformasi dalam dunia usaha. Menurutnya, masa pandemi ini membuat pelaku usaha dan masyarakat untuk melakukan jual beli melalui sistem online.

BACA JUGA  Kapolres Gianyar Pimpin Apel Korps Kanaikan Pangkat Penghargaan

“Peran kita adalah memasyarakatkan pemasaran secara online, sehingga produk lokal kita bisa dikenal luas. Kebetulan CEO e-Semeton menawarkan kepada kita untuk bekerjasama memberikan pemahaman kepada pelaku usaha terkait market place ini,” ujarnya.

Masih kata Dewa Made Sudiarta, Pemkab Buleleng melalui Dinas Dagperinkop UKM berusaha memanfaakan market place ini untuk mempermudah pelaku usaha dan masyarakat dalam melakukan aktifitas jual beli.

“Tentunya dalam aplikasi ini ada akses kemudahan bagi pelaku usaha kita untuk melakukan pemasaran. Kemudian kedepan aka nada program pendampingan untuk menguatkan kompetensi, pelatihan digital marketing dan peningkatan kualitas bagi pelaku-pelaku usaha di Buleleng,” lanjutnya.

Dewa Made Sudiarta berharap, dengan adanya program ini, Pemkab Buleleng dan pelaku usaha bisa bersinergi dengan baik.

BACA JUGA  Digital Jadi Solusi Atasi Sulit Masa Pandemi

“Semoga ini tetap bisa bersinergi dari oleh untuk kita semua. Sehingga market place ini bisa relevant dengan arahan kebijakan Pemerintah terkait penguatan ekonomi kerakyatan secara berkelanjutan,” pungkasnya. (JAR)

Editor : BaliNews.id

Facebook Comments

Agus Hendrawan

Merupakan salah satu tim dari BaliNews.id