Eksekusi Ditunda, Warga Pakudui Mengadu Ke Bupati Gianyar

Gianyar, BaliNews.id  – Perwakilan warga Desa Adat Pakudui Desa Kedisan, Kecamatan Tegallalang mendatangi Kantor Bupati Gianyar pada Senin (31/8). Kedatangannya untuk mengadu ke Bupati Gianyar I Made Mahayastra, terkait penundaan eksekusi sesuai dengan penetapan Ketua Pengadilan Negeri Gianyar No : 9/Pen.eks.Pdt/2012/PN Gin, tertanggal 27 Juli 2020 lalu. Bupati Gianyar diminta untuk memfasiltiasi agar bisa segera dilakukan eksekusi.

Pengacara Desa Adat Pakudui I Wayan ‘Gendo’ Suardana, mengatakan, perkara ini sudah inkrah dan sesungguhnya sudah bisa dilakukan eksekusi. Menurutnya eksekusi ini bisa dilakukan secara damai atau paksa, walaupun ada bantahan dari Pakudui Tempek Kangin. Meski demikian pihak Desa Adat Pakudui tetap mengedepankan penyelesaian secara damai. “Desa Adat Pakudui induk mengedepankan penyelesaian sengketa dengan cara damai, dan sudah dibuktikan berkali kali, dengan membuka diri kepada warga Tempek Kangin bergabung tanpa penanjung batu. Walaupun respon berbanding terbalik, pihak Pakudui tidak akan berhenti mengupayakan damai, termasuk eksekusi secara damai,” ungkapnya.

BACA JUGA  Enam Tersangka Narkoba Dibekuk Selama Dua Minggu
Warga Pakudui Mengadu Ke Bupati Gianyar
Warga Pakudui Mengadu Ke Bupati Gianyar

Ditambahkan, pihaknya meminta Bupati Gianyar memfasiltiasi agar warga Pakudui Kangin mau menyerahkan obyek sengketa secara damai, sesuai keputusan yang inkrah. “Bupati merespon, sangat senang mendengar pemaparan ini, apalagi ada jaminan dari Pakudui Kawan. Walaupun di pihak yang menang, tetapi warga Pakudui Kawan masih tetap mengupayakan upaya damai. Maka itu kami harap Bupati Gianyar segera dan serius menyikapi ini,“ jelasnya.

Dikatakan, di depan perwakilan warga, bupati mengatakan akan mengupayakan upaya damai. Namun, jika Pakudui Kangin tidak mau diselesaikan dengan damai pihaknya akan menyerahkan pada proses hukum. “Tadi di depan kami pak bupati bilang, bahwa jika tidak ada perdamaian, bupati akan menyerahkan pada proses hukum yakni eksekusi paksa,” tegasnya.

Pages ( 1 of 2 ): 1 2Selanjutnya »

Agus Hendrawan

Merupakan salah satu tim dari BaliNews.id