DKM Serahkan Bantuan 2 Ton Bibit Padi Shierang di Subak Pulagan Tampaksiring

GIANYAR, BaliNews.id – Sebagai Warisan Budaya Dunia (WBD) yang diakui Unesco, petani di Subak Pulagan Tampaksiring mendapatkan bantuan 2 Ton bibit Padi Shierang. Bantuan diserahkan Anggota DPRD Gianyar, Dewa Gde Agung Pastika yang biasa DKM bersama Dinas Pertanian Kabupaten Gianyar,  Rabu (10/6).

DKM mengatakan, Subak Pulagan sebagai Warisan Budaya Dunia, sudah sepatutnya mendapatkan perhatian dari penerintah. Salah satunya adalah bantuan bibit padi untuk petani di Subak Pulagan. “Sudah sepatutnya petani di Subak Pulagan mendapatkan perhatian,” jelasnya.

Anggota Fraksi PDIP ini mengharapkan agar bantuan bibit padi untuk petani di Subak Pulagan, bisa diberikan setiap tahun. “Kita harapkan bantuan bibit dan pupuk bisa diberikan setiap tahun. Saya yang akan mengawalnya,” ujarnya.

BACA JUGA  Terimbas Covid-19, Pengayah Pura Luput dari Bantuan

Lanjut politisi asal Banjar Melayang, Pejeng Kaja ini, bantuan bibit Padi Shierang ini semoga bermanfaat bagi para petani di Subak Pulagan,  dalam upaya memperkuat ketahanan pangan masyarakat. “Saya harapkan, bantuan ini bermanfaat sebagai upaya untuk ketahanan pangan masyarakat,” pungkasnya.

Untuk diketahui, Subak Pulagan di Tampaksiring adalah salah satu dari 17 buah subak yang diakui UNESCO sebagai Warisan Budaya Dunia (WBD). Subak ini adalah subak pertama yang dibangun Raja Udayana, yang memerintah Pulau Bali pada zaman Kerajaan Bali Kuno, pada Abad ke-10.

Subak ini menjadi spesifik karena langsung mendapatkan air irigasi dari mata air di kawasan Pura Tirta Empul. Kalau ada ritual yang besar di Tampaksiring atau di Gianyar pada umumnya, maka masyarakat akan memohon beras, belalang, belut, capung, dan lain-lain, yang berasal dari Subak Pulagan. (DT)