Digester Portabel olah Kotoran Ternak untuk Biogas dan Hasilkan Listrik

Gianyar, BaliNews.id – Sebagai pelaksanaan salah satu Tri Darma Perguruan Tinggi yaitu Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Udayana (Unud) menyelenggarakan Program Kemitraan Masyarakat pada kelompok tani ternak Tulus Nadi di Banjar Gambih Desa Buahan Payangan pada tanggal 30 Agustus 2020. Program kemitraan ini meliputi sanitasi ternak dan kendang ternak, pengolahan jerami menjadi pakan ternak serta pengolahan kotoran ternak menjadi biogas dan pupuk. Hal itu diungkapkan Ketua Kegiatan Dr. Dewa Ngakan Ketut Putra Negara, ST, MSc,  dodampingi anggota Prof. Dr. Tjokorda Gde Tirta Nindhia, ST, MT dan Dr. drh. Luh Gde Sri Surya Heryani M, Senin (7/9).

Lebih lanjut dikatakanya, biomed ini diaplikasikan digester portabel untuk mengolah kotoran ternak menjadi biogas. “Digaster portabel kapasitas 500 L ini merupakan hasil karya Mahasiswa Teknik Mesin Unud di bawah bimbingan Prof. Dr. Tjokorda Gde Tirta Nindhia, ST, MT, memiliki keunggualan berupa mudah dipindahkan, mudah dioperasikn dan mudah pemeliharaannya,” jelasnya.

BACA JUGA  Diduga Sepi Job, Oknum Wasit Sepak Bola Jadi Pengepul Togel Online
Digester Portabel olah Kotoran Ternak untuk Biogas dan Hasilkan Listrik
Digester Portabel olah Kotoran Ternak untuk Biogas dan Hasilkan Listrik

Diungkapkan pria adak Payangan ini, dua minggu setelah dioperasikan, digaster ini mampu menghasilkan biogas yang dapat menggerakkan generator untuk menghasilkan listrik 1.000 watt atau 2.000 watt tergantung dari generator yang digunakan. “Listrik yang dihasilkan tergantung dari generator yang digunakan,” jelasnya.

Selain membangkitkan listrik, kata Putra Negara, biogas yang dihasilkan juga digunakan untuk menyalakan kompor. Sisa kotoran ternak yang keluar dari pembuangan digester dengan sentuhan teknologi molase siap digunakan sebagai pupuk untuk memupuk bermacam tanaman perkebunan yang dimiliki peternak. “Sisa kotoran ternak yang keluar dari pembuangan digester juga bisa dimanfaatkan untuk pupuk tanaman. Hanya saja perlu sentuhan lokasi,” pungkasnya. (dt)

Editor : Agus Hendrawan

Agus Hendrawan

Merupakan salah satu tim dari BaliNews.id