Diduga Pretima, Benda Temuan Petugas Bendungan

Benda-benda menyerupai pretima yang ditemukan Bendungan Bandung, wilayah Banjar Petemon, Desa Pejeng Kelod,Tampaksiring, Sabtu (23/1).

GIANYAR, BaliNews.id – Petugas kontrol air di Bendungan Bandung, wilayah Banjar Petemon, Desa Pejeng Kelod,Tampaksiring, Sabtu (23/1) menemukan benda yang diduga pratima. Benda yang salah satunya berbentuk dewa-dewi berukuran 30 cm berlapis prada terbungkus tas plastik tersebut, kuat dugaan ada kaitannya dengan sejumlah kasus pencurian pretima yang terjadi di wilayah hukum Polres Gianyar.

Kapolsek Tampaksiring, AKP Wayan Sujana, Minggu (24/1) membenarkan adanya temuan benda menyerupai pretima tersebut.
Diungkapkannya, benda tersebut ditemukan pertama oleh petugas bendungan I Kadek Muliawan (39) asal Banjar Pacung Petemon, Desa Pejeng Kelod, Tampaksiring, Gianyar.
Jumat (22/1) sekitar pukul 07.00 Wita, Muliawan tiba di lokasi untuk mengecek tempat pengontrolan air bendungan. Saat itu, ia melihat ada sebuah bungkusan kresek warna hitam putih ditempat pengontrolan air bendungan. Karena tidak berani membuka bungkusan tersebut, ia pun kembali kerumah dan meninggalkan bungkusan tersebut.
Pada Sabtu (23/1), bungkusan itu pun masih ditempat semula, karena penasaran, sekitar pukul 07.30 wita Muliawan mengajak seorang pecalang I Wayan Sudarta (57) alamat Banjar Tiapi Petemon, Desa Pejeng Kelod, Tampaksiring, Gianyar untuk bersama-sama membuka bungkusan tersebut.
Setelah dibuka mereka melihat ada barang – barang berupa patung kayu menyerupai pretima. Selanjutnya Sudarta menghubungi Ketua Pecalang, namun Ketua Pecalang ada di Karangasem. Sudarta menghubungi anggota pecalang lainnya I Wayan Artawan (43) untuk ikut bersama-sama menyaksikan barang temuan yang berupa patung kayu yang menyerupai pretima.
“Benda yang berhasil ditemukan dalam tas plastik tersebut, yakni dua buah patung kayu dewi-dewi ukuran 30 cm yang berlapis prada dan yang berukuran 15 cm sudah tidak ada lapisan, 1 buah tutup sangku tempat Tirta terbuat dari tembaga,8 tangkai pegangan bunga emas” Ujar AKP Sujana.
Pihaknya saat ini telah berkordinasi dengan polsek diseluruh Kecamatan Gianyar terkait penemuan benda ini. “Kita sudah share kordinasikan di jajaran polsek-polsek, belum ada dari pengempon pura yang pernah mengalami pencurian datang untuk mengecek barang bukti tersebut,” ujarnya.
Hingga kini barang bukti masih diamankan di mapolsek Tampaksiring. Disampaikan juga bagi pengempon pura yang merasa memiliki benda-beda tersebut bisa cek langsung ke mapolsek Tampaksiring. “BB masih diamankan di mapolsek Tampaksiring, bagi pengempon yang merasa memiliki bisa melakukan cek ke mapolsek,” pungkasnya. (dt)

Facebook Comments

BACA JUGA  Danau Tamblingan Dirancang Sebagai Destinasi Wisata Spiritual