Diduga Dana Koperasi GASB Digelapkan Oknum Manager, Nasabah Tak Bisa Tarik Tabungan

Gianyar, BaliNews.id – Beberapa nasabah Koperasi Griya Anyar Sari Boga (GASB) Gianyar, mengeluhkan tidak bisa menarik tabungannya. Setelah dilakukan audit internal oleh para Pengurus, dana koperasi senilai Rp 5 Milyar lebih pun raib dan diduga digunakan secara pribadi oleh oknum manajer Unit Simpan Pinjam.  Pihak pengurus pun didesak agar bertindak tegas dan malaporkan masalah ke polisi, karena sudah mengarah  ke tindak pidana penggelapan.

Berdasarkan informasi di lapangan,  Unit Simpan Pinjam Koperasi GASB ini mulai dikeluhkan anggotanya, lantaran sejumlah  nasabah tidak dapat manarik dana tabungan maupun deposito dalam sebulan terakhir. Awalnya pihak manajemen berdalih,  beluam ada dana  lantaran banyak  warga atau anggota koperasi yang tidak membayar pinjaman di saat Pandemi Covid-19.

BACA JUGA  Dua Tersangka Pemalsuan Surat Tes Cepat COVID-19 Ditahan Polisi
Diduga Dana Koperasi GASB Digelapkan Oknum Manager, Nasabah Tak Bisa Tarik Tabungan
Diduga Dana Koperasi GASB Digelapkan Oknum Manager, Nasabah Tak Bisa Tarik Tabungan

Namun, setelah pihak pengurus koperasi turun tangan dan dilakukan audit internal, ditemukan sejumlah kejanggalan penggunaan dana koperasi. Dana Koperasi sebanyak Rp 5 Milayar lebih, tidak diketahui rimbanya. Setelah dilakukan pengusutan, dana itu ternyata digunakan oknum manager untuk keperluan lain.  Bahkan secara tertulis, oknum manager ini membuat surat pernyataaan pengakuan atas  pengunaan dana koperasi itu dan menyatakan siap bertanggungjawab untuk mengembalikan dana itu.  Manariknya, yang bersangkutan juga menyerahkan sejumlah asetnya  berumah tanah yang masih terikat di pagadaian, rumah yang masih terikat kredit bank, sepeda motor serta mobil yang semuanya masih terikat dengan pihak lain.

Atas kondisi ini,  salah seorang krama Banjar Sampiang, Ngakan Made Rai mendesak agar pengurus koperasi  melakukan upaya tegas terhadap oknum manajer ini.   Karena tanggujawab yang ditunjukan oleh oknum ini tidak serius. Apalagi, aset diserahkan ke pengurus semuanya masih ada perikatan dengan pihak lain. “Warga Gianyar sudah mengetahui biang kekisruhan koperasi ini, kami harap pengurus koperasi dan para kelian tidak menutup-nutupi lagi. Kami pun tidak akan tinggal diam, Hari Senin, saya akan layangkan surat pengadauan ke Polres Gianyar untuk menindalanjuti dugaan tidak pidana di koperasi ini,” tegas Ngakan Rai yang juga Ketua GARRPAR ini, Minggu (02/08/2020).

Facebook Comments

Pages ( 1 of 2 ): 1 2Selanjutnya »

Agus Hendrawan

Merupakan salah satu tim dari BaliNews.id