Diduga Berbuat Tak Senonoh Di Beji, Pasangan Sejenis Kabur

GIANYAR, BaliNews.id – Pasangan Sejenis yang melakukan perbuatan tak senonoh di areal pancoran beji di Banjar Kengetan, Desa Singekerta, Ubud, kabur saat dilihat warga setempat. Pasangan yang diduga homo seks itu meninggalkan seoeda motornya. Oleh warag sepeda motor Yamaha Nmax diangkut ke Mapolsek Ubud. Sementara paska kejadian itu desa setempat telah melakukan prosesi pecaruan di areal beji.

Wakil Bendesa Adat Kengetan, Desa Singakerta, Made Budiasa, Kamis (9/7/2020) menjelaskan, kejadian itu terjadi dua hari lalu, pada Rabu (7/7). “Kejadiannya di beji dua hari lalu, yang melihat merupakan warga kami yang tengah mancing di sungai di bawah beji tersebut. Saat itu dilihatlah pelaku tengah anu di sana,” ujarnya.

BACA JUGA  Ingat Masker, Jangan Lupakan Helm

Namun karena tidak mengerti dengan yang dimaksud anu, Budiasa baru mengerti kalau yabh dimaksud adalah berbuat senonoh

di areal permandian beji. Melihat hal tersebut warga yang memancing tersebut langsung melaporkan ke pengurus desa. “Saat hendak diintrograsi, kedua pelaku dikatakan malah kabur dengan menggunakan sepeda motor. Sementara satu motor lagi ditinggal pelaku,” jelasnya.

Diungkapkanya, pasangan yang berbuat senonoh itu, merupakan pasangan sejenis sama-sama pria. “Pasangan sama-sama pria tengah melakukan hal itu. Kemungkinan homo. Menurut keterangan warga memang sering mereka mandi di sana,” ungkapnya.

Sedangkan sepeda motor yang ditinggalkan kabur pelaku, saat ini diamankan warga setempat dan dibawa ke Polsek Ubud untuk ditindaklanjuti. “Motornya sudah dibawa ke Polsek Ubud, dan di beji juga sudah kami lakukan pecaruan. Untuk pelakunya nanti kalau ketemu akan dukenakan sanksi adat untuk menyelenggarakan pecaruan karena memang pararem kami di sini seperti itu,” ujarnya.

BACA JUGA  Ratusan Barang Impor Bernilai Ratusan Juta Dimusnahkan Bea Cukai

Senentara itu, Kanit Reskrim Polsek Ubud, Iptu I Gede Mudana seizin Kapolsek Ubud, mengatakan, benar ada kasus tersebut. Pihaknya telah melakukan pengecekan ke Tempat Kejadian Perkara (TKP). “Mereka belum melapor, kami masih cek TKP saja untuk pengembangannya nanti,” ubgkapnya. (dt)

Agus Hendrawan

Merupakan salah satu tim dari BaliNews.id