Di Gianyar, 2 Pasien Covid-19 Sembuh, 1 Meninggal

GIANYAR, BaliNews.id – Di Kabupaten Gianyar 2 pasien Covid-19 dinyatakan sembuh dan 1 orang meninggal dunia. Pasien yang sembuh merupakan seorang tenaga kesehatan (nakes) PYD asal Kecamatan Sukawati dan pekerja migran Indonesia

(PMI) IWS asal Kecamatan Tegallalang. Sedangkan yang meninggal dunia IMM asal Kecamatan Blahbatuh. Hal itu diungkapkan Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19, Kabupaten Gianyar, Made Gede Wisnu Wijaya, Sabtu malam (27/6/2020).

“Selamat malam, menyampaikan perkembangan kasus Covid-19 di Kabupaten Gianyar sampai dengan tanggal 27 Juni 2020, terdapat penambahan 3 kasus positif dan pasien sembuh 2 orang. PYD (nakes) dari Kecamatan Sukawati, dan IWS (PMI) dari Kecamatan Tegallalalng,” ungkapnya.

Sementara kasus kematian terduga SARS-COV2 juga bertambah kembali dengan 1 kasus.  Yaitu IMM,46, asal Kecamatan Blahbatuh. Yang bersangkutan masuk ke RSPT Unud pada 22 Juni 2020 dan meninggal dunia pada tanggal 25 Juni 2020.

BACA JUGA  Kasus Sembuh Covid-19 Akan Terus Bertambah

“Yang bersangkutan sebelum dirawat di RSPTN UNUD tanggal 22 Juni 2020, sempat dirawat di RS Kasih Ibu Saba. 21 Juni 2020, dirawat di RS.Kasih Ibu Saba, dengan keluhan demam sejak 1 minggu yang lalu, nyeri dada dan diare, keada fisiologis tekanan darah 110/80, temperatur 36, 7 derajat celcius, respirasi 26 per menit, nadi 110 per menit, SPO2 80%, Torak : rhonki positif/positif. Penunjang : rapid test ; IgM reaktif, Igg non reaktif, Xrai torax penemonia covid, DL : WBC 11.33; Lymp#0.7; NIU #: 9.89, HB: 13.8, HCT: 39.6, PLT : 307,” jelasnya berdasarkan hasil pemeriksaan medis.

Wisnu Wijaya menjelaskan, pasien dikonsulkan ke dokter penanggung jawab pasien speaialis penyakit dalam. Hasilnya diagnosa Obserpasi Febris hari Ke 7, ec. Pnemonia bilateral + akut diare+ PDP. Selanjutnya yang bersangkutan dirujuk ke RS rujukan, karena semua RS rujukan penuh maka 1 malam pasien tersebut dirawat dan ditreatmen di ruang isolasi IGD rumah sakit tersebut.

BACA JUGA  Bocah 6 Tahun Terkonfirmasi Positif Covid 19

“Pada 22 Juni 2020 pukul 15.00 wita, yang bersangkutan dirujuk ke RSPTN UNUD. Pada tanggal 25 Juni 2020 pukul 18.00 wita, yang bersangkutan dinyatakan meninggal. Karena memiliki gejala seperti COVID-19, maka seauai SOP dan tatalaksana pasien curiga Covid, pihak RSPTN UNUD melakukan swab dan pemulasaran jenasah sesuai dengan protokol penanganan jenasah Covid-19. Tanggal 26 Juni 2020, hasil swab dinyatakan positif SARS-COV2,” terangnya.

Tindak lanjut yang dilakukan adalah penanganan pemulasaran jenasah mengacu protokol Covid-19. Kemudian pada 27 Juni 2020 dilakukan test, traching, treatmen dan isolasi bagi kontak erat, sejumlah 39 orang dengan hasil non reaktif. Pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Dinas Provinsi Bali terkait kepastian penyebab kematian dan data base kematian kasus karena Covid-19 di Provinsi Bali.

BACA JUGA  Polda Bali Musnahkan Barang Bukti Narkotika

Sementara jenazah pasien yang meninggal telah dikuburkan di setra asal pasien, yaitu di salah satu desa di wilayah Kecamatan Blahbatuh, Kabupaten Gianyar. Proses penguburan juga dilakukan sesuai protokol penanganan covid 19 dan dilakukan pada pukul 22.00 wita, Sabtu malam. (DT)