Desa Serongga Gianyar Persiapkan TPS3R

GIANYAR – Desa serongga kecamatan Gianyar berencana untuk membangun TPS3R (Tempat Pengelolaan Sampah, Reuse, Reduce, dan Recycle). Sebab masyarakat di desa ini menyadari tak akan terus-terusan dapat membuang sampah secara konvensional ke TPA Temesi. Sebab ke depan, TPA ini hanya untuk pengelolaan residu atau sisa olahan sampah di TPS masing-masing desa.

Hal itu terungkap saat jajaran Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Gianyar melakukan pembinaan pengelolaan sampah mandiri sekala desa berbasis TPS3R di Desa Serongga, Sabtu (8/8) lalu. Pembinaan langsung dilaksanakan Kepala DLH Kabupaten Gianyar Drs I Wayan Kujus Pawitra Ssos, MAP., didampingi konsultan DLH Kabupaten Gianyar I Ketut Suarnaya.

BACA JUGA  Siaran Pers Kemendikbud : Kolaborasi Pemerintah Dalam Pembukaan Sekolah Pada Masa Transisi dan Kebiasaan Baru

Kepala DLH Gianyar I Wayan Kujus Pawitra mengatakan, ke depan seluruh desa/kelurahan wajib mengelola sampah secara mandiri skala desa melalui TPS3R. TPS3R ini sangat dibutuhkan karena pengelolaan sampah ke depan wajib dari sumbernya, baik RT dan lingkungan desa sekitar. Seperti pada dsea-desa yang telah memiliki TPS3R, sampah dikelola di TPS. Selanjutnya, dari TPS3R hanya disisakan berupa residu untuk dikelola di TPA Temesi.

Desa Serongga Gianyar Persiapkan TPS3R

Di TPA ini, Pemkab Gianyar telah bekerjasama dengan ITB Bandung untuk mewujudkan TPA modern berbasis teknologi terbarukan tahun 2021. Harapan nanti, TPA Temesi hanya akan menampung residu. Sampah organik akan dikelola secara ekonomis di TPS3R skala desa. ‘’Oleh karena itu, masyarakat di Desa Serongga harus segera menyiapkan pembangunan TPS3R. Karena manfaatnya luar biasa baik untuk kesehatan linkungan dan nilai ekonomi dari sampah,’’ ujar Sekretaris DPRD Gianyar ini.

Pages ( 1 of 2 ): 1 2Selanjutnya »

Agus Hendrawan

Merupakan salah satu tim dari BaliNews.id