Balinews.id

WN Ukraina Tak Merasa Langgar Aturan Buat KTP WNI Lewat Calo

WN Suriah Muhammad Zghaib Nasir di Imigrasi Kelas I TPI Kota Denpasar, Rabu (15/3). (Foto: Denita BR Matondang)

Balinews.id – Seperti diberitakan sebelumnya, seorang Warga Negara Suriah berinisial MNZ (31) ditangkap atas kasus kepemilikan kartu tanda penduduk (KTP) dan kartu keluarga (KK) berkewarganegaraan Indonesia. Ia membayar sebanyak Rp 8 juta kepada seorang calo bernama Wayan untuk mendapatkan KTP dan KK. Ia kemudian mendapatkan KTP dengan nama Agung Nizar Santoso kelahiran Bandung, Jawa Barat. Pembuatan KTP ini demi transaksi investasi indekos dan restoran di Legian, Kabupaten Badung.

Imigrasi kemudian menangkap MZN di sebuah indekos pada Februari 2023. Berdasarkan data Dukcapil Kota Denpasar, MZN merekam KTP pada 15 September 2022. Dia menumpang KK warga atas nama Ketut Sutayer yang beralamat di Jalan Kerta Dalam Sari IX, Nomor 19, Dusun Sekar Kangin, Desa Sidakarya, Kecamatan Kota Denpasar.

Dilansir Kompas,  MZN mengaku bahwa dirinya tidak melanggar peraturan dalam kasus kepemilikan kartu tanda penduduk (KTP) dan kartu keluarga (KK) berkewarganegaraan Indonesia. Niatnya untuk membuat KTP untuk membuka rekening bank di Indonesia. Selain itu, KTP itu dipakai agar bisa beraktivitas seperti turis asing lain.

“(Alasan pembuatan KTP) hanya untuk rekening bank, aku hanya ingin bisa beraktivitas sehari-hari seperti turis lainnya. Aku tidak melakukan (pelanggaran) apa pun,” kata MNZ di Kantor Imigrasi Kelas I TPI Kota Denpasar, Rabu (15/3/2023).

Pada kesempatan yang sama, Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Tedy Riyandi mengatakan, WN Suriah ini mengaku dijebak dalam kasus ini.

“Kalo pengakuannya, dia mengaku dijebak, ada juga ingin membuka rekening bank,” kata dia Tedy. Ia mengatakan bahwa kasus yang menimpa WN Suriah ini akan dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Denpasar untuk diproses lebih lanjut. Ia menegaskan, WN Suriah ini tidak berhak atau diperkenankan mengurus KTP WNI karena tidak memiliki kartu izin tinggal tetap (Kitap) dan kartu izin tinggal terbatas (Kitas). Dia datang ke Indonesia mengunakan visa kunjungan atau B112.

MZN ditangkap saat razia yang dilakukan pihak Imigrasi Kelas I TPI Denpasar di sebuah indekos pada Februari 2023. Berdasarkan data Dukcapil Kota Denpasar, MZN merekam KTP pada 15 September 2022. Dia menumpang KK warga atas nama Ketut Sutayer yang beralamat di Jalan Kerta Dalam Sari IX, Nomor 19, Dusun Sekar Kangin, Desa Sidakarya, Kecamatan Kota Denpasar. (*)

Duo Pencuri Motor di Jalan Poppies Kuta Dibekuk, 1 Melarikan Diri

BADUNG, Balinews.id – Dua dari tiga komplotan pelaku pencurian motor yakni Dodi Andika (23) asal…

March 15, 2023

Diduga Mengantuk, Mobil Pick Up Terguling Hingga Nyemplung di Got

Tabanan, Balinews.id – Seorang pemuda asal Kupang, Nusa Tenggara Timur bernama Maridwan D. Obhetan (26)…

March 15, 2023

Kemenperin Batasi Impor Barang Elektronik, Kulkas – Laptop Masuk Daftar

Balinews.id – Dalam mendukung iklim usaha yang kondusif bagi industri elektronik nasional, Kementerian Perindustrian (Kemenperin)…

March 15, 2023

Indonesia Kirim Wakil di Semua Sektor Bulu Tangkis pada Olimpiade Paris 2024

Jakarta, Balinews.id – Indonesia memastikan akan mengirim wakil pada semua sektor cabang olahraga bulu tangkis…

March 15, 2023

Kubu Prabowo Upayakan Rekonsiliasi

NASIONAL, Balinews.id – Calon Presiden sekaligus pemenang Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024, Prabowo Subianto terus berupaya…

March 15, 2023