Balinews.id

Targetnya Pekan Depan, Berkas Bendesa Adat Berawa Dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor

 

OTT terhadap Bendesa Adat Berawa, Kuta Utara, Badung, I Ketut Riana.

DENPASAR, Balinews.id – Sejumlah saksi telah diperiksa demikian pula barang bukti yang telah disita dalam kasus operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bendesa Adat Berawa, Kuta Utara, Badung, I Ketut Riana atas dugaan pemerasan terhadap investor dan pemilik lahan hingga Rp 100 juta.

“Penyidik telah melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi dan tersangka serta menyita barang bukti berupa uang dan dokumen terkait,” terang Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Bali, Putu Agus Eka Sabana Putra, Selasa (14/5).

Terhadap berkas perkara penyidikan Ketut Riana sudah dilaksanakan tahap satu dan diserahkan ke penuntut umum untuk diteliti. Harapnya berkas perkara tersebut sudah dinyatakan lengkap (P21) dan siap untuk proses penuntutan pada jumat pekan depan.

“Kami berharap pekan depan berkas perkara yang bersangkutan sudah bisa dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor dan segera disidang,” tegasnya.

Sebelumnya, penyidik Kejaksaan Tinggi Bali menetapkan I Ketut Riana sebagai tersangka kasus pungutan liar (pungli) setelah terbukti melakukan pemerasan terhadap investor berinisial AN. Penetapan tersangka dilakukan pada Jumat (3/5), setelah penyidik memperoleh alat bukti yang cukup. Penangkapan I Ketut Riana dilakukan di Restauran Casa Bunga, Jalan Raya Puputan No.178, Renon, Denpasar Selatan, pada Kamis (1/5) sekitar pukul 16.00.

“I Ketut R selaku bendesa adat telah melakukan upaya-upaya pemerasan dalam proses transaksi jual beli yang dilakukan oleh saudara AN dengan pemilik tanah yang ada di Desa Berawa,” kata Ketut Sumedana.

Dalam menghadapi proses hukum, tersangka I Ketut Riana telah menunjuk Gede Pasek Suardika sebagai penasihat hukum. Menurut Eka Sabana, tersangka dikenakan Pasal 12 huruf e Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, dengan ancaman hukuman paling singkat empat tahun dan paling lama 20 tahun, serta denda antara Rp 200 juta hingga Rp 1 miliar. (*)

 

 

 

 

Tak Hanya Sekedar Hiburan, Ini Manfaat Membaca Novel yang Perlu Dipertimbangkan

INTERMESO, Balinews.id – Membaca novel seringkali dianggap sebagai hiburan semata bagi sebagian orang. Namun, ada…

May 14, 2024

Dikira Ngancam Pakai Pisau, Ternyata Pembuka Tutup Botol

DENPASAR, Balinews.id – Sepasang suami istri penjual nasi goreng di daerah Pemogan Denpasar Selatan mendapat ancaman dari…

May 14, 2024

Sempat Ngaku Sakit, Nyoman Panca Ditemukan Tewas Telanjang di Kamar Kos

DENPASAR, Balinews.id – Seorang pria asal Buleleng bernama I Dewa Nyoman Panca (54) ditemukan tak…

May 14, 2024

Bule Australia Dideportasi Akibat KDRT Dengan Istrinya yang Merupakan WNI

BADUNG, Balinews.id – Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Bali, melalui Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim)…

May 14, 2024

Ancam Pedagang Nasgor di Pemogan dengan Sajam, Pria Ini Akhirnya Minta Maaf

VIRAL, Balinews.id – Warganet dihebohkan oleh sebuah video yang memperlihatkan seorang pria membawa senjata tajam…

May 14, 2024