Balinews.id

Pengurus Taksi Bandara Ngurah Rai Tegaskan, Oknum Sopir yang Ancam WNA Bukan Anggotanya

Ketua Koperasi Jasa Angkutan Taxi Ngurah Rai, I Kadek Ari Sucitha, memenuhi panggilan Satpol PP Provinsi Bali di Renon, Denpasar, pada Senin (8/1). (Istimewa)

DENPASAR, Balinews.id – Terkait oknum driver taxi yang sempat viral usai memeras dua turis asing,  Ketua Koperasi Jasa Angkutan Taxi Ngurah Rai, I Kadek Ari Sucitha menegaskan jika taxi yang digunakan bukanlah anggotanya. Dijelaskan bahwa mobil yang diduga digunakan untuk memeras itu sudah tidak teregistrasi, dan sudah 45 kali tidak membayar kewajiban koperasi.

“Itu dulu Taxi Ngurah Rai yang sudah habis masa operasi 10 tahun. Untuk itu, kami menyerahkan kepada hukum yang berlaku,” ungkapnya usai memenuhi panggilan ke Kantor Satpol PP Provinsi Bali di Renon, Denpasar, pada Senin (8/1).

Pihaknya berkomitmen untuk mengikuti aturan yang berlaku dan berharap untuk taxi yang lain yang juga beroperasi di Bali agar ditinjau kembali.

Terkait pengawasan, pihaknya rutin melakukan control sejak masa pandemi. Baik ke Sanur, Kuta, dan lokasi lainnya. Seluruh anggotanya juga selalu diingatkan setiap saat dan juga saat rapat. Apabila keanggotaan koperasi sudah berakhir dipersilahkan untuk melapor apakah akan lanjut atau tidak, dan juga membayar anggotanya. 

Ia menjelaskan bahwa anggota koperasinya sangat banyak, seperti halnya beroperasi di Bandara Ngurah Rai dengan warna biru dongker. Kemudian, taxi keliling berwarna biru lengkap dengan nomor lambung, nomor telepon dan kantor yang jelas. Selanjutnya di hotel-hotel yang tersebar di Sanur, Kuta, dan Nusa Dua.

“Dengan adanya kasus ini dan viral, kami menjadi korban. Tapi ini untuk membenahi yang lain, karena ada banyak taxi yang beroperasi di Bali. Belum lagi taxi online, plat luar beroperasi di Bali,” pungkasnya.

Disisi lain, Kasatpol PP Provinsi Bali, Dewa Nyoman Rai Dharmadi mengungkap bahwa pemanggilan pengurus koperasi ini tujuannya untuk meminta klarifikasi terkait peristiwa tersebut serta meminta komitmen pengurus agar memenuhi standar operasional dan memberikan sanksi kepada anggota yang lalai. 

Menurutnya, masalah ini menjadi atensi karena merusak citra pariwisata Bali. Pihaknya akan mendalami dan menindaklanjuti  informasi terkait adanya taxi lain yang beroperasi di Bali. (*)

Tanggulangi Kejahatan Siber, Polri akan Rekrut 45 Perwira di Bidang IT

NASIONAL, Balinews.id – Maraknya serangan siber di tanah air membuat Polri berencana merekrut sumber daya…

January 8, 2024

Nyoman Parta Sukses Perjuangkan Hak Pekerja APS, Downgrade Status Resmi Dibatalkan

Balinews.id – Rencana perubahan status pekerja dari PKWTT/Permanent menjadi PKWT/Kontrak di PT Angkasa Pura Supports…

January 8, 2024

10 WN Tiongkok Diamankan Atas Dugaan Pelanggaran Izin Tinggal

BADUNG, Balinews.id – Sepuluh warga negara asing (WNA) asal Tiongkok ditahan oleh Kantor Imigrasi Kelas…

January 8, 2024

Berbuah Manis! Rencana Perubahan Status Pegawai PT APS Dibatalkan

Badung, Balinews.id – Sengketa terkait perubahan status ketenagakerjaan yang terjadi di Bandara Ngurah Rai akhirnya…

January 8, 2024

Hyundai Kona Electric Siap Meluncur di GIIAS 2024

BISNIS, Balinewsid – PT Hyundai Motors Indonesia akan segera melengkapi model kendaraan listrik (EV) di…

January 8, 2024