Balinews.id

Kapolsek Densel Sosialisasi Pengelolaan Sampah, Pembuatan Eco Enzyme dan Pupuk Kompos

Kapolsek Densel, AKP Ida Ayu Made Kalpika Sari didampingi Kepala Lingkungan Banjar Kepisah Kadek Ivan Irmawan, Bhabinkamtibmas Kelurahan Pedungan dan Polisi Banjar. (Foto: Istimewa)

Denpasar, Balinews.id – Kepolisisan Sektor (Polsek)  Denpasar Selatan mengadakan sosialisasi tentang pengelolaan sampah. Bertajuk “Jaga Lingkungan Hidup dengan Mengelola Sampah yang Baik” di salah satu rumah warga banjar Kepisah. Sabtu (30/9/2023)

Kegiatan tersebut dihadiri Kapolsek Densel, AKP Ida Ayu Made Kalpika Sari didampingi Kepala Lingkungan Banjar Kepisah Kadek Ivan Irmawan, Bhabinkamtibmas Kelurahan Pedungan dan Polisi Banjar.

Sosialisasi tersebut ditujukan untuk memberikan edukasi pentingnya menjaga lingkungan melalui pengelolaan sampah dengan bijak dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, penting untuk memberikan pelatihan pengolahan sampah organik rumah tangga menjadi produk multifungsi berupa eco enzim maupun pupuk kompos, sehingga meminimalisir sampah rumah tangga. Pelatihan dilaksanakan dengan metode ceramah dan praktek langsung tata cara pembuatan eco enzim dan pupuk kompos.

Pembuatan eco-enzyme merupakan salah satu proses recycle yang merupakan cairan serbaguna yang dibuat melalui proses fermentasi sampah organik selama tiga bulan. Adapun bahan untuk membuatnya antara lain gula jawa atau gula pasir, sisa sayuran, buah-buahan, dan air.

Tujuan dari pembuatan Eco-enzyme adalah dapat digunakan untuk pupuk alami, pestisida alami, menjernihkan sungai atau kolam, serta cairan pembersih rumah. Sedangkan kompos adalah bahan-bahan organik (sampah rumah tangga) yang sudah mengalami proses pelapukan karena terjadi interaksi antara mikroorganisme atau bakteri pembusuk yang bekerja di dalam bahan organik tersebut dengan menambahkan Aktivator, yaitu zat yang akan mengaktifkan kerja organisme pengurai sehingga akan mempercepat proses pembusukan dan penguraian bahan organik, salah satu yang umum digunakan adalah EM4.

Pengolahan sampah rumah tangga menjadi kompos memiliki manfaat ganda, yaitu mengatasi masalah sampah rumah tangga, sekaligus mendapatkan pupuk organik yang sangat bermutu.

Kapolsek Denpasar Selatan AKP Ida Ayu Made Kalpika Sari, saat dikonfirmasi mengatakan bahwa kegiatan ini dilakukan sebagai kepedulian polsek denpasar selatan dalam menjaga lingkungan hidup dengan mengelola Sampah yang Baik dimulai dari rumah.

“Pola konsumsi masyarakat yang meningkat seiring dengan pertambahan penduduk merupakan faktor utama yang menyebabkan laju produksi sampah terus meningkat, sehingga penanganan sampah perlu dilakukan dari sampah rumah tangga, salah satunya dengan mengolah sampah menjadikan eco enzym maupun kompos agar dapat dimanfaatkan kembali untuk lingkungan” ucap kapolsek densel. (*)

Segera! Thailand Akan Legalkan Pernikahan Sesama Jenis

GLOBAL, Balinews.id – Anggota parlemen Thailand sedang bersiap untuk melakukan pemungutan suara yang bersejarah terkait…

October 4, 2023

Lirik Lagu Politrik Feast, Gambarkan Situasi Politik Saat Ini?

HIBURAN, Balinews.id – Band indie rock asal Indonesia, .Feast baru saja merilis lagu berjudul Politrik.…

October 4, 2023

Korban Jiwa Kebakaran Gudang LPG Kini 16 Orang, Tersisa 2 yang Dirawat

DENPASAR, Balinews.id – Korban jiwa akibat kebakaran di Gudang Gas LPG di Jalan Cargo Taman…

October 4, 2023

Menko Airlangga: Tak Ada Anggaran Bansos Untuk Korban Judol

NASIONAL, Balinews.id – Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan tak ada anggaran bantuan sosial (bansos)…

October 4, 2023

DPR Usulkan Mahasiswa Ekonomi Kelas Menengah Diberikan Beasiswa

NASIONAL, Balinews.id – c Menurutnya, model pembiayaan Uang Kuliah Tunggal (UKT) yang berlaku saat ini…

October 4, 2023