Balinews.id

Datangi Polda Bali, Roy Marten Laporkan Dugaan Penipuan Properti Villa

Roy Marten mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Bali pada Rabu (15/5). 

DENPASAR, Balinews.id – Artis terkenal Roy Marten mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Bali pada Rabu (15/5). Ia melaporkan RPK selaku Direktur Development CV Bali Jaya Properties terkait penipuan yang dialami anaknya dengan nilai mencapai lebih dari Rp 900 juta.

Roy tiba dengan ditemani oleh kedua anaknya, Monique Arditi dan Gading Martin. Ia menjelaskan bahwa bangunan vila yang dipesan Monique tak kunjung diselesaikan selama 20 tahun.

“Ya, hari ini saya bersama anak saya Monique dan Gading datang ke SPKT Polda Bali untuk melaporkan terkait penipuan penyewaan vila,” ungkap Roy Marten usai membuat laporan.

Dijelaskannya bahwa Monique Marten menyewa Vila  selama 20 tahun dengan kesepakatan harga bangunan Rp 980 juta yang sudah dibayar lunas.  Adapun vila di Harmony yang dijanjikan Paul ke Monic, berlokasi di Jalan Padang Tegal Sari Indah II, Padangsambian Kelod.

Namun karena belum selesai, Paul menawarkan vila sunset yang berada dj Jalan Gunung Salak, Padangsambian Kelod, Denpasar Barat. Kendati Demikian, terlapor tak juga menyelesaikan vila hingga waktu yang disepakati.

“Monic menyewa vila selama 20 tahun kepada saudara Paul CV Bali Jaya Properti senilai Rp 980 juta, tapi sampai sekarang tidak selesai. Waktu dikerjakan harusnya selesai 6 bulan yang lalu, kemudian diganti dengan vila lain di lokasi lain,” jelasnya.

Ditambah lagi, terlapor belum menandatangi kesepakatan dan mendadak menghilang. Sehingga pihaknya melaporkan hal tersebut ke Polda Bali.  Roy meminta agar pihak kepolisian segera mengusut kasus penipuan tersebut dan terlapor Paulus segera ditemukan agar kasusnya terang benderang.

“Kami berharap Paul muncul untuk mempertanggung jawabkan pekerjaannya. Jadi hak-hak kami dikembalikan,” ucap Roy Marten.

Sementara itu, Monique Marten menerangkan serah terima vila seharusnya dilakukan pada 27 September 2023, tapi Paulus menyampaikan belum jadi dan mundur sampai November dan sampai Februari 2024.

“Saya ada perjanjian di notaris kalau dia (terlapor) tidak bisa mengerjakan maka saya terima uang atau diberikan vila lain,”ucapnya.

Disebutkannya, terlapor Paulus menjanjikan Vila Harmony di Jalan Padang Tegal Sari Indah II, Padangsambian Kelod. Tapi, Vila Harmony juga belum jadi dan belum lengkap.

Dikatakannya, Monique menyebut terakhir kontak dengan Paulus pada Maret 2024 dan setelah itu menghilang. Pelapor berharap Paulus bisa kembali dan menyelesaikan permasalahan bangunan vila yang di sewanya.

“Saya ingin ia  ketemu dengan saya untuk membuat di notaris akta saya sewa vila selama 20 tahun. Itu aja sih sebenernya, dia kan masih hutang sama saya. Saya gak minta uangnya tapi saya minta beliau untuk ketemu dengan saya di notaris,” bebernya. (1*)

Waste4change and IATPI Call For Action to Responsible Waste Management

DENPASAR, Balinews.id – Waste is one of the most pressing environmental problems in the modern…

May 15, 2024

Kendarai Motor Curian Dari Petang, Pemuda ini Terciduk Aparat Polisi di Denpasar

BADUNG, Balinews.id – Terciduk kendarai motor curian tanpa helm, mahasiswa asal Petang bernama I Ketut…

May 15, 2024

Tiba di Bali, Elon Musk Disambut Menko Marves

BADUNG, Balinews.id – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Republik Indonesia, Luhut B.…

May 15, 2024

Luhut Pandjaitan Sambut Kedatangan Elon Musk di Bali

Badung, Balinews.id – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut B. Pandjaitan sambut…

May 15, 2024

Dispar Buleleng Kolaborasi dengan MKP untuk Digitalisasi Destinasi Wisata

BULELENG, Bali – Pemerintah Kabupaten Buleleng tengah mengupayakan langkah strategis dalam meningkatkan pelayanan dan pengelolaan…

May 15, 2024