BULAN JULI SELURUH DTW DI BULELENG AKAN DI BUKA

Buleleng, BaliNews.id, – Seluruh Daya Tarik Wisata (DTW) yang ada di Kabupaten Buleleng akan dibuka kembali. Rencannya pada bulan juli mendatang pembukaan akan dilakukan. Sebelum dibuka kembali, para pengelola DWT harus mempersiapkan sarana yang dibutuhkan untuk menerapkan protokol kesehatan pencegahan penularan Covid-19. Pengelola DWT juga, harus tegas menerapkan protokol kesehatan pencegahan penularan Covid-19. Ketegasan ini harus dilakukan agar tidak terjadi lonjakan kasus Covid-19 gelombang kedua. Pengaturan teknis penerimaan tamu, dari pemeriksaan suhu badan, cuci tangan dan jaga jarak harus diterapkan. Pengawasan harus dilakukan secara ketat. Jumlah pengunjung, dan jam operasional juga harus diperhatikan agar tidak menimbulkan kepadatan kunjungan di setiap DTW. Hal ini dikatakan oleh Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Buleleng, Made Sudama Diana, saat diwawancarai dikantornya terkait dengan persiapan New Normal di setiap DTW, Rabu (17/6).

BACA JUGA  Dicurigai Nyantet, Kakek Disabit
KADIS PARIWISATA BULELENG

“Sesuai dengan arahan dan informasi yang kami terima, rencananya seluruh DTW, di Buleleng akan dibuka pada tanggal 9 Juli mendatang. Ini baru rencana awal, semoga tidak ada perubahan. Kami juga telah melakukanpengecekan langsung ke DTW yang ada. Pengecekan awal kami lakukan di DTW yang ada di Buleleng Timur, seperti di kolah Air Sanih dan Air Terjun Desa Les. Hal kami lakukan untuk monitoring dan memastikan kesiapan para pengelola DTW untuk mengahadapi new normal ini” Ujarnya

Sudama, juga menyampaikan secara umum para pengelola DTW di Buleleng, sudah siap untuk membuka destinasinya kembali. Para pengelola DTW telah menyiapkan kelengkapannya, seperti alat penmgukur suhu badan, tempat cuci tangan, bahkan akan disiapkan masker untuk para pengujung, baik yang gratis maupun yang dibeli, tempat penjualan masker telah disiapakan.

BACA JUGA  250 Personil Pol PP Dirapid Test

“Dari informasi dan pemantauan yang telah kami lakukan, sesungguhnya para pengelola DTW telah siap untuk membuka kembali destinasinya. SOP-nya telah mereka siapkan dan itu wajib disiapkan oleh para pengelola. Para pengelola kini hanya tinggal menununggu kepastian waktu dimulai dibukanya saja, menunggu keputusan pemerintah saja. Jika dibuka ini juga akan cukup membantu peningkatan pertumbuhan ekomoni masyarakat” imbunya.

DTW YANG MASIH DITUTUP

Pembukaan DTW yang akan dilakukan serentak, rencananya dilakukan di tanggal 9 juli 2020. Para pengelola DTW juga harus bersinergi dengan desa adat setempat. Peranan Desa Adat, dengan menerbitkan perarem, aturan adat, harus ditaati oleh para pengelola DTW. Peraturan Adat ini akan mengkikat dan menjadi penegasan penerapan protokol kesehatan pencegahan penularan Covid-19 saat new normal nanti.

BACA JUGA  Desa Adat Tojan Bagikan Sembako

“Terkait dengan sangsi bagi yang tidak melakukan protocol kesehatan, kita sedang menunggu perarem desa adat. Perarem ini nantinya akan menjadi kontrol bagi kita semua termasuk orang yang datang ke DTW. Sinergi ini harus dilakukan bersama dengan semangat gorong royong untuk menghadapi new normal” tegasnya. (JAR)