Breaking News! Kapal Kandas di Pelabuhan Padangbay Bali

Balinews.id – Penyelamatan Penumpang Kapal Di Pelabuhan Padangbay Karangasem Bali berlangsung dramatis pada Jumat Malam 12 Juni 2020, Pukul 21.50 Wita

Seperti di ceritakan oleh salah satu penumpang Kapal yang memposting pertama kali di akun fb Gusti Sumardayasa

Did Dermaga 2 Pelabuhan Padangbay KMP Darma Rucitra III, mengalami kemiringan. Hal itu terjadi ketika kapal tersebut berusaha sandar di Dermaga 2 Pelabuhan Padangbay dan diduga disebabkan oleh kebocoran lambung kapal yang dimasuki air sehingga mengakibatkan keseimbangan kapal menghilang selanjutnya miring ke sebelah kiri.

Adapun kronologis kejadian disebutkan pada pkl. 17.30 Wita KMP Dharma Rucitra III berangkat dari Pelabuhan Lembar dan pada pkl. 21.50 Wita kapal sampai di Area l Perairan Dermaga 2 Pelabuhan Padangbay.

BACA JUGA  3 Hari Tak Makan, Pria Paruh Baya Jatuh Lemas Dievakuasi ala Covid-19

Sesaat hendak melakukan manuver untuk sandar kapal tersebut mengalami kemiringan yang diduga disebabkan oleh lambung kapal bocor. Akibatnya lambung kapal dimasuki air dan ketika hampir berhasil sandar kapal mengalami kegagalan mesin sehingga lambung kapal menyetuh dasar dermaga 2 Pelabuhan Padangbay.

Tampak juga dalam video kapal dalam posisi kandas dan miring, beberapa penumpang terlihat bergelantungan di pinggir kapal dan berusaha menyelamatkan diri.

Semua kendaraan baik itu sepeda motor dan mobil terjebak dan terendam di dalam lambung kapal.

Tampak beberapa warga membantu penyelamat penumpang dari kapal Ferry tersebut.

Sampai berita ini di muat sementara tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, Penumpang dan ABK kapal Selamat.

BACA JUGA  Ditinggal Silaturahmi, Warung Lalapan dan Ruko Terbakar

Sumber :

Padang Bay karangasem BaliKejadian hari ini Jumat, 12 juni 2020Nama kapal : Dharma Lucitra 3Muatan Truck Full.Berangkat dari pelabuhan Lembar jam 17.00Kondisi Gelombang tidak begitu tinggi dan arus blaut landai landai saja….Dari info para sopir kejadiannya mulai pendataan penumpang di tengah laut sekitar jam 20.00, artinya pihak kapal sudah tahu ada kejadian…namun tidak ada pemberitahuan atau antisipasi pembagian Baju pelampung sebagai upaya antisipasi untuk menghindari resiko paling buruk..dan sebagai antisipasi kerugian yang lebih besar….Dan dari info yang saya dapat dari beberapa sumber para sopir bahwa pihak kapal sudah memberitahukan ke pihak pelabuhan ada masalah dengan kapal di jarak 20 mil dari padang bay… Namun yang saya jadi pertanyaan kenapa tidaknada upaya penyelamatan yang sigap daat di pelqbuhan atau tidak ada penjemputan penuelamqtan dan mengawal kapal sampai di dermaga…..Demikian laporan yang saya dapat tulis dari berbagai sumber(para Sopir yg menumpang ) dan kebetulan saya sendiri ada di kapal ini dan baru tahu saat nyampai di Pelabuhan …dan kamipun tidak ada protokol Penyelamatan dari ABK.

Posted by Gusti Sumardayasa on Friday, June 12, 2020