Bertambah 10 Kasus Positif Covid-19 di Gianyar

GIANYAR,  BaliNews.id – Kasus Positif Covid-19 Di Kabupaten Gianyar Bertambah. Hari ini Rabu (24/6/3020) ada tambahan 10 kasus konfirmasi Covid-19. Hal itu diungkapkan Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid 19, Kabupaten Gianyar, Made Gede Wisnu Wijaya.

Lebih lanjut dikatakannya, kasus pertama, AARM perempuan usia 54 tahun. Alamat.Banjar Pabean Desa Ketewel, Sukawati. Kronologisnya, pada tanggal 21Juni 2020 yang bersangkutan berobat ke RSU Kasih Ibu Saba, karena demam sejak 10 Juni 2020 dan atuk kering sejak 1 minggu, juga mengeluh nafas terasa berat. “Hasil diagnosanya, observasi febris hari IX ec.Pneumonia ec.viral infection. Pasien rawat jalan dan pada 22 Juni 2020 menjalani swab di RSUD Sanjiwani Gianyar. Hasil keluar pada 24 Juni 2020, konfirmasi Sar Cov 2 (Covid 19),” jelasnya.

Kasus kedua, IMB (66)laki-laki, pedagang, alamat Br. Kawan, Ds. Tampaksiring. Kronologisnya, yang bersangkutan merupakan kontak erat dari pasien positif NWS (kerja di Pasar Kumbasari) yang dinyatkan positif pada 5 Juni 2020. Pada 22 Juni 2020, dilakukan test swab di RSUD Sanjiwani Gianyar,

Tanggal 23 Juni 2020, sampel diperiksa oleh Laboratorium Kesehatan RSUP  Sanglah. “Hasilnya keluar 24 Juni 2020, dinyatakan positif SARS-COV-2,” ujarnya.

Selanjutnya, kasus ketiga, AAPA (20), perempuan, alamat Gang Taman Sari, Br. Sasih, Ds. Batubulan. Kasus keempat,  AFDP (12), laki-laki, alamat : Gang Taman, Br. Sasih, Ds. Batubulan. Keduanya merupakan satu keluarga dari kasus positif sebelumnya an. NMS yang dinyatakan positif 20 Juni 2020.  Tertular oleh suaminya an. AAAP yg dinyatakan positif pada tgl 12 Juni 2020. Pada 22 Juni 2020, dilakukan pemeriksaan swab di RSUD Sanjiwani. Tanggal 23 Juni 2020, spesimen diperiksa di Labotorium kesehatan RSUP Sanglah. “Hasilnya keluar 24 Juni 2020, hasil swab (PCR) positif SARS-COV-2,” jelasnya.

BACA JUGA  Breaking News! Kapal Kandas di Pelabuhan Padangbay Bali

Kasus kelima, NKM (34) perempuan. Karyawan toko bangunan di Gianyar, alamat  Br. Sidan, Desa Sidan, Gianyar. Kronologisnya, yang bersangkutan  merupakan karyawan toko bangunan yang berada di Gianyar. Kemungkinan transmisi terjadi ditempat kerja, dimana sebelum terdapat beberapa kasus positif. “Pada 19 Juni 2020, yang bersangkutan melakukan rapid tes dengan hasil reaktif, kemudian

Tanggal 22 Juni 2020, dilakukan pemeriksaan swab di RSUD Sanjiwani dan pada 23 Juni 2020, spesimen diperiksa di Labotorium kesehatan RSUP Sanglah. “Hasilnya keluar pada 24 Juni 2020, hasil swab (PCR) positif SARS-COV-2,” ungkapnya.

Kasus yang keenam, NNS (42), perempuan. Karyawan toko bangunan di Gianyar. Alamat Br. Pasdalem Kelurahan Gianyar. Kronologisnya, yang bersangkutan merupakan karyawan toko bangunan di Gianyar, dimana sebelumnya terdapat kasus positif covid. Pada 19 Juni 2020, melakukan test rapid dengan hasil reaktif. Selankutnya pada 22 Juni 2020, dilakukan pemeriksaan swab di RSU DSanjiwani dan 23 Juni 2020 spesimen diperiksa di Labotorium kesehatan RSUP Sanglah. “Tanggall 24 Juni 2020, hasil swab (PCR) positif SARS-COV-2,” ujarnya.

BACA JUGA  Tiga Karyawan Toko Bangunan Positif Covid-19 

Selanjutnya, kasus ketujuh, NWS (31), perempuan. Karyawan Toko Bangunan, alamat Lingk. Segguan Kangin, Kel. Gianyar. Kronologisnya,

yang bersangkutan merupakan salah satu dari kontak erat pasien positif an. IBAM. Tanggal 9 Juni 2020, dilakukan rapid pertama dgn hasil negatif. Tanggal 18 Juni 2029, dilakukan rapid ke 2 dengan hasil Reaktif dan selanjutnya pada 22 Juni 2020, dilakukan pemeriksaan swab di RSUF Sanjiwani. “23 Juni 2020, spesimen diperiksa di Labotorium kesehatan RSUP Sanglah dan pada 24 Juni 2020, hasil swab (PCR) positif SARS-COV-2,” ungkapnya.

Kasus kedelapan, IWR (53), laki-lai, karyawan toko bangunan di Gianyar. Alamat Link. Samplangan Ds. Samplangan, Gianyar. Kronologisnya, yang bersangkutanb merupakan karyawan toko bangunan di Gianyar, dimana sebelumnya terdapat kasus positif covid. Pada19 Juni 2020, melakukan test rapid dengan hasil non reaktif. Karena ada keluhan demam, maka oleh pihak puskesmas diarahkan untuk dilakukan swab.” Pada 22 Juni 2020, dilakukan pemeriksaan swab di RSUD Sanjiwani dan 23 Juni 2020 spesimen diperiksa di Labotorium Kesehatan RSUP Sanglah.  Tanggal 24 Juni 2020, hasil swab (PCR) positif SARS-COV-2,” ujarnya.

Kemudian yang kesembilan, NNS (57) perempuan metupakam seorang pedagang. Alamat Jl. Pasekan G. Batu Ngojol, Br. Batu Aji Batubulan Kangin. Kronologisnya, pada 12 Juni 2020, berobat ke Klinik Penta Nusa Dua dengan keluhan demam. Pada 17 Juni 2020, kembali berobat ke klinik Penta Nusa Dua, dengan keluhan nyeri lambung. Pada 18 Juni 2020, kembali berobat ke RS Premagana-Batubulan, dengan keluhan nyeri lambung. Karena kondisinya tidak kunjung membaik, selanjutnya berobat ke RS. Kasih Ibu Saba, dan dilakukan rapid test dengan hasil Non Reaktif akan tetapi hasil rogen menunjukan tanda pnemonia. “Pada 20 Juni 2020, dirujuk ke RSUP Sanglah pada hari ini juga dilakukan swab pertama.

BACA JUGA  Di Gianyar Satu Keluarga Positif Covid-19, Keluarga Lakukan Isolasi Mandiri

Tgl 22 Juni 2020, keluar hasil dengan positif SARS-COV-2 dan sampai saat ini masih dirawat RSUP Sanglah,” jelasnya.

Kasus tambahan kesepuluh, DIP (28). Alamat  Br. Buruan Tampaksiring. Kronologisnya, yang bersangkutan bekerja direkam medis RS Wangaya Denpasar. Pada 11 Juni 2020 yang bersangkutan dapat kontak dengan temannya yang terkonfirmasi Covid-19. Pada 18 juni 2020 diswab dan tgl 23 Juni 2020 dinyatakan positif. “Saat ini dirawat di RS Wangaya Denpasar,” ungkapnya.

Dari kasus penambahan tersebut, segera akan dilakukan test (rapid/swab), traching, treatment dan isolasi bagi kontak erat. “Juga mengupayakan tempat karantina bagi yang tidak bergejala dan ruang isolasi bagi yang bergejala dan komorbit berkoordinasi dengan pihak karantina dan rumah sakit rujukan Covid-19 di Bali, mengingat ruangan poli covid RSU Sanjiwani sudah penuh,”