Balinews.id

Proyek Villa yang Tutup Aliran Sungai di Ungasan Dihentikan Sementara dan Disegel

Pemasangan Pol PP Line di proyek villa yang menutup aliran sungai di Desa Ungasan, Kuta Selatan. (Istimewa)

BADUNG, Balinews.id – Sempat ramai diperbincangkan, temuan pembangunan vila yang menutup aliran sungai di Desa Ungasan, Kuta Selatan. Tak hanya masyarakat, sejumlah politisi juga turut memberikan kritik. Merespon hal tersebut, Satpol PP Badung telah melakukan pemeriksaan perizinan yang dimiliki.

Dalam pemeriksaan yang dilakukan pada Rabu (13/3),  pihak vila belum dapat menunjukkan izin yang dimiliki. Selain pemberhentian, Satpol PP Badung juga memasangi Pol PP Line pada sejumlah proyek tersebut dihari itu.

Kasatpol PP Badung, I Gusti Agung Ketut Suryanegara mengatakan bahwa pemeriksaan kelengkapan perizinan vila tersebut, telah dilakukan bersama Satpol PP Provinsi Bali, dan Dinas PUPR Badung.

“Kami sudah melakukan pemeriksaan, peninjauan ke lapangan, termasuk juga pemanggilan perwakilan dari pengembang. Namun pihaknya hanya membawa gambar-gambar desain proyek yang bersangkutan. Sedangkan untuk administrasi lainnya belum bisa ditunjukkan,” ujar Suryanegara.

Apabila dilihat dari gambar yang diberikan, ada dugaan mereka menutup aliran sungai. Namun nanti pembuktiannya dari surat-surat atau izin yang dia miliki. Perwakilan pengembang mengatakan akan membawa kepemilikan izin pada 18 Maret 2024.

Apabila terbukti, pihaknya akan menghentikan kegiatan pembangunan yang menutup sungai. Terlebih ia menegaskan seluruh kegiatan tersebut harus dilengkapi dengan dokumen perizinan dari Kabupaten Badung.

“Memang sungai tersebut terlihat kering, sewaktu-waktu jika terjadi hujan pasti akan ada air yang mengalir kesana. Kami tetap akan menutup kegiatan sampai mereka bisa mengklarifikasi perizinannya,” tegasnya.

Disamping pembuatan berita acara pemeriksaan, pihaknya juga melakukan tindak lanjut dengan pemasangan Pol PP Line sebagai penanda penegasan penghentian semua aktivitas terkait di lokasi.

“Saya pertegas, dalam hal ini kami bukan menghentikan investasi dan tidak juga melarang orang berinvestasi. Pembangunan tetaplah harus selaras sesuai dengan perizinan dan tata ruang yang ada di Kabupaten Badung,” imbuhnya. (*)

Tak Hanya Sekedar Hiburan, Ini Manfaat Membaca Novel yang Perlu Dipertimbangkan

INTERMESO, Balinews.id – Membaca novel seringkali dianggap sebagai hiburan semata bagi sebagian orang. Namun, ada…

March 14, 2024

Dikira Ngancam Pakai Pisau, Ternyata Pembuka Tutup Botol

DENPASAR, Balinews.id – Sepasang suami istri penjual nasi goreng di daerah Pemogan Denpasar Selatan mendapat ancaman dari…

March 14, 2024

Sempat Ngaku Sakit, Nyoman Panca Ditemukan Tewas Telanjang di Kamar Kos

DENPASAR, Balinews.id – Seorang pria asal Buleleng bernama I Dewa Nyoman Panca (54) ditemukan tak…

March 14, 2024

Bule Australia Dideportasi Akibat KDRT Dengan Istrinya yang Merupakan WNI

BADUNG, Balinews.id – Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Bali, melalui Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim)…

March 14, 2024

Ancam Pedagang Nasgor di Pemogan dengan Sajam, Pria Ini Akhirnya Minta Maaf

VIRAL, Balinews.id – Warganet dihebohkan oleh sebuah video yang memperlihatkan seorang pria membawa senjata tajam…

March 14, 2024