Balinews.id

Bupati Badung Resmikan Layanan IPWL di RSD Mangusada Untuk Rehabilitasi Pengguna Narkoba

Layanan Institusi Penerima Wajib Lapor (IPWL) di Rumah Sakit Daerah (RSD) Mangusada, Badung. (Istimewa)

BADUNG, Balinews.id – Bupati Badung, Nyoman Giri Prasta meresmikan Layanan Institusi Penerima Wajib Lapor (IPWL) di Rumah Sakit Daerah (RSD) Mangusada, Badung, pada Selasa (14/5).  Dirinya menyatakan bahwa layanan IPWL di RSD Mangusada diperuntukkan bagi masyarakat yang terkena narkoba, mengedepankan prinsip Restorative Justice. Layanan ini menawarkan alternatif penyelesaian kasus narkoba melalui rehabilitasi, bukan semata-mata proses hukum.

“Dengan adanya layanan IPWL ini, kita bisa melakukan rehabilitasi dengan membangun komunikasi yang bersinergi dengan Kejaksaan dan Kepolisian. Kami berharap dalam layanan IPWL nanti tidak ada salah penanganan yang bisa menyebabkan masyarakat yang terkena kasus narkoba naik kelas dari pengguna menjadi pengedar. Kami mengantisipasi hal ini melalui komunikasi yang bersinergi,” jelasnya.

Selain itu, Bupati Giri Prasta menekankan pentingnya upaya memanusiakan manusia, seperti pembangunan Rumah Sakit Rehabilitasi di Badung Utara dan Rumah Sakit untuk Lansia.

Ia memerintahkan Direktur RSD Mangusada, Dinas Kesehatan Badung, dan jajarannya untuk bersinergi dengan BNN Badung dan yayasan terkait dalam menangani narkoba dan menyusun Standar Operasional Prosedur (SOP) yang tepat.

“Peran masyarakat sangat penting, terutama peran keluarga. Kami telah melakukan berbagai upaya melalui pertemuan-pertemuan dengan masyarakat untuk meningkatkan kesadaran akan bahaya narkoba,” tambahnya.

Direktur RSD Mangusada, I Wayan Darta, melaporkan bahwa RSD Mangusada telah menjalankan program rehabilitasi medis bagi pecandu, penyalahguna, dan korban penyalahgunaan NAPZA secara rawat jalan di klinik Adiksi sejak 13 Juli 2015.

“Jumlah penyalahgunaan NAPZA di Indonesia mengalami peningkatan setiap tahunnya. Oleh karena itu, pemerintah melalui Kementerian Kesehatan RI mendorong percepatan program rehabilitasi di masyarakat, Puskesmas, dan Rumah Sakit di seluruh Indonesia,” jelasnya.

Menurut data BNN RI, prevalensi penyalahgunaan narkoba selama tahun 2023 mencapai 1,73% dari populasi Indonesia usia 15-64 tahun, atau sekitar 3,33 juta jiwa. Prevalensi penggunaan narkoba di kalangan usia tersebut adalah 2,20% atau 4,24 juta jiwa. Data tersebut juga menunjukkan bahwa usia pertama kali menggunakan narkoba adalah 19 tahun di pedesaan dan 20 tahun di perkotaan.

IPWL, yang terdiri dari Pusat Kesehatan Masyarakat, Rumah Sakit, dan Lembaga Rehabilitasi yang ditunjuk oleh pemerintah, menjalankan program rehabilitasi untuk pecandu, penyalahguna, dan korban penyalahgunaan narkoba. Melalui program Wajib Lapor, diharapkan pecandu narkoba dapat segera mendapatkan pengobatan dan perawatan melalui rehabilitasi medis, membebaskan mereka dari ketergantungan narkotika.

Dengan adanya layanan IPWL di RSD Mangusada, diharapkan penanganan kasus narkoba di Kabupaten Badung dapat lebih efektif dan humanis, meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. (*)

Waste4change and IATPI Call For Action to Responsible Waste Management

DENPASAR, Balinews.id – Waste is one of the most pressing environmental problems in the modern…

May 15, 2024

Kendarai Motor Curian Dari Petang, Pemuda ini Terciduk Aparat Polisi di Denpasar

BADUNG, Balinews.id – Terciduk kendarai motor curian tanpa helm, mahasiswa asal Petang bernama I Ketut…

May 15, 2024

Tiba di Bali, Elon Musk Disambut Menko Marves

BADUNG, Balinews.id – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Republik Indonesia, Luhut B.…

May 15, 2024

Luhut Pandjaitan Sambut Kedatangan Elon Musk di Bali

Badung, Balinews.id – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut B. Pandjaitan sambut…

May 15, 2024

Dispar Buleleng Kolaborasi dengan MKP untuk Digitalisasi Destinasi Wisata

BULELENG, Bali – Pemerintah Kabupaten Buleleng tengah mengupayakan langkah strategis dalam meningkatkan pelayanan dan pengelolaan…

May 15, 2024