Badung Serahkan Pengelolaan Pasar Dalung Kepada Desa Adat

Badung, BaliNews.id – Pemerintah Kabupaten Badung Bali, melakukan penyerahan pengelolaan Pasar Dalung kepada sejumlah desa adat di wilayah tersebut, yaitu Desa Adat Padang Luwih, Dalung, dan Tuka.

“Kami berharap penyerahan pengelolaan Pasar Tradisional Modern Desa Dalung ini akan mendorong laju pembangunan di segenap aspek kehidupan masyarakat, baik sosial, ekonomi, maupun religius,” ujar Pelaksana Tugas Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemkab I Gede Wijaya dalam keterangan Humas Badung yang diterima di Mangupura, Jumat (25/9).

Badung serahkan pengelolaan Pasar Dalung kepada desa adat
Suasana Pasar Tradisional Modern Desa Dalung. Antaranews Bali/istimewa/fik

Ia mengharapkan pasar tersebut dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk mendukung akselerasi pembangunan di wilayah desa.

“Terlebih penyerahan pengelolaan pasar ini kepada desa adat akan mampu memberikan kontribusi kepada desa adat dalam upaya mengatur dan memperhatikan keberadaan parahyanganpawongan, dan palemahan di masing-masing desa adat, baik itu Desa Adat Padang Luwih, Desa Adat Dalung, maupun Desa Adat Tuka,” ungkapnya.

BACA JUGA  Anggota DPD Ajak Petani Bali Berorientasi Pasar Dan Adopsi Teknologi

Terkait dengan pandemi COVID-19, I Gede Wijaya mengatakan pemerintah telah melakukan berbagai upaya dan kebijakan untuk mengantisipasi penyebarluasan COVID-19, termasuk di wilayah desa adat, seperti menerbitkan peraturan sebagai dasar hukum terkait dengan penerapan protokol kesehatan.

“Kami di Badung sudah diterbitkan Peraturan Bupati Nomor 52 Tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) Dalam Tatanan Kehidupan Era Baru,” katanya.

Gede Wijaya juga mengajak seluruh masyarakat mematuhi peraturan tersebut melalui sinergi dengan berbagai pihak, untuk bersama-sama menanggulangi dan mencegah penyebarluasan COVID-19.

“Terlebih keberadaan pasar ini sebagai tempat bertemunya banyak orang akan sangat riskan sebagai klaster baru penyebaran COVID-19,” katanya.

BACA JUGA  Modus Transaksi Narkoba Saat Covid-19 Marak Lewat Online

Bendesa atau Kepala Desa Adat Padang Luwih, I Ketut Oka Sudana, mengatakan dengan selesainya pembangunan pasar tersebut dan diserahkannya pengelolaannya kepada kepada desa adat, maka akan membawa banyak manfaat kepada masyarakat.

“Kami berharap dengan penyerahan pengelolaan Pasar Tradisional Modern Dalung kepada desa adat ini dapat menjadi penunjang ekonomi masyarakat dan memenuhi segala kebutuhan masyarakat serta memberi kontribusi terhadap keberadaan tiga desa adat yang ada di Desa Dalung,” ungkapnya. (an)

Pewarta : Naufal Fikri Yusuf
Editor : Maximianus Hari Atmoko

Facebook Comments

Agus Hendrawan

Merupakan salah satu tim dari BaliNews.id