Atlet Panjat Tebing Putri Buleleng Ikuti Pelatnas Olimpiade Tokyo 2021

Buleleng, BaliNews.id – Satu atlet panjat tebing putri kabupaten Buleleng, mendapat panggilan untuk mengikuti pemusatan pelatihan nasional, persiapan Olimpiade Tokyo 2021. Pemanggilan Atlet telah diterima pada bulan mei lalu, dan awal juli 2020 pelatnas akan mulai di gelar.

Desak Made Rita Kusuma Dewi (19), merupakan atlet panjat tebing putri, asal Kabupaten Buleleng, yang dimendapat panggilan untuk mengikuti pemusatan pelatihan nasional persiapan Olimpiade Tokyo 2021. Desak Rita, akan bergabung dengan sebelas atlet putra dan putri panjat tebing lain yang juga mendapatkan pemanggilan untuk mengikuti Pelatnas Olimpiade 2021. Dua belas atlet yang mendapat pemanggilan Pelatnas, terdiri dari enam atlet putra dan enam atlet putri. Ke dua belas atlet yang di panggil untuk mengikuti pemusatan latihan, tercantum dalam Surat Keputusan Pengurus Pusat Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI), Nomor 0224/SKP/PP-NAS/II/2020, atlet putra diantaranya, Vedriq Leonardo (Kalimantan Barat), Alfian M.Fajri (Jawa Tengah), Rahmad Adi Mulyono (Jawa Timur), Aspar Jaelolo (DKI Jakarta), Kiromal Katibin (Jawa Tengah), Zaenal Aripin (DKI Jakarta). Sedangkan untuk atlet putri, Nurul Iqomah (NTB), Aries Susanti Rahayu (Jawa Tengah), Raji’ah Salsabillah (Banten), Amanda nanda Mutia (Jawa Timur), Alivany Ver Khadijah (Sulawesi Selatan) dan Desak Made Rita Kusuma Dewi (Bali).

BACA JUGA  Gedung LPD Kerobokan Terbakar

Saat ditemui Desak Made Rita Kusuma Dewi, menuturkan dirinya sampai saat masih merasa belum percaya bahwa dirinya masuk dalam daftar atlet yang dipanggil pengurus pusat untuk mengikuti Pelatihan Nasional Olimpiade 2021. “Sesungguhnya saya sampai saat ini, merasa belum percaya kalau dipanggil untuk persiapan Olimpiade. Saya benar-benar kaget dan bersyukur karena semua yang saya lakukan selama ini mendapatkan hasil seperti ini. saya benar-benar senang sekali. Saat ini masih Pelatnas, saya harus terus berjuang untuk dapat masuk sebagai tim inti Indonesia untuk Olimpiade Tokyi 2021” tuturnya

Gadis yang akrab di panggil Desak Rita ini menyampaikan bahwa dari seluruh atlet yang dipanggil rata-rata merupakan atlet nasional dan sudah pernah mendapat juara Internasional. “Atlet yang dipanggil rata-rata saya sudah kenal karena sudah pernah di Kejurnas dan rata-rata meraka sudah pernah juara Internasional, namun saya tetap optimis yakin bisa beradaptasi dan memberikan hasil yang terbaik” imbunya, Senin (29/6).

BACA JUGA  Kawasan Wisata Wisata Desa Pancasari Akhir Bulan Juni Akan Mulai di Buka Normal

Sementara itu,Nyoman Arta Widnyana,  Ketua Koni Buleleng, saat acara pelepasan Desak  Rita dilakukan di lobby Kantor Koni Buleleng, untuk mengikuti Pelatnas mengatakan sebagai lembaga olah raga yang menaungi atlet-atlet di Buleleng, merasa sangat bangga dengan prestasi yang diraih oleh desak rita. Koni Buleleng berharap Desak Rita dapat dapat menjadi motivator bagi atlet buleleng lainnya.

“Ini benar-benar kejutan bagi kami Koni Buleleng, karena kami tahu riwat prestasi Desak Rita. Ia belum pernah ikut PON, SEA GAMES, maupun ASEAN GAMES, namun sekarang langsung ke Olimpiade, ini benar-benar mengejutkan kami, atas prestasinya” ucapnya.

Terkait dengan keberangkatan Desak Rita, Koni Buleleng Akan, Memberikan perhatian khusus untuk menunjang kebutuhan selama mengikuti Pelatnas. “Saat ini Desak Rita sudah siap berangkat, tinggal menunggu hasil swab saja, setelah itu akan melakukan pemesanan tiket pesawat, tanggal 1 Juni 2021 sudah harus masuk karantina pelatahan. Kami akan suport kebutuhan yang perlukan, kami akan berikan perhatian yang lebih atas prestasi yang diraih. Atlet-atlet cabor lain juga harus termotivasi untuk berprestasi dan kami pasti akan dukung” tegasnya.

BACA JUGA  Satu Keluarga Di Kelusa Jalani Rapid Tes Kedua, Hasilnya Semua Non Reaktif

Dari data yang dimiliki oleh Koni Kabupaten Buleleng, tercatat,baru  satu orang atlet yang dipanggil untuk mengikuti pelatnas untuk event olah raga bertaraf internasional dan sebanyak 23 orang atlet mendapat panggilan untuk memperkuat bali dalam pekan olah raga nasional yang akan dilakukan tahun 2021 mendatang. (JAR)