Ardani Belum Ditemukan, Ketua Dewan Datangi TKP 

Ketua DPRD Gianyar, I Wayan Tagel Winarta. Ketua DPRD Gianyar didampingi anggota DPTD Gianyar, Ni Luh Sucingsih, datang ke lokasi mendoakan agar korban Ni Komang Ayu Ardani  (37) asal Banjar Teruna, Desa Siangan, Gianyar, cepat ditemukan.

GIANYAR, BaliNews.id – Tidak ditemukannya salah satu dari tiga orang yang jatuh di Jembatan Lalapan Ubud, mendapat perhatian dari berbagai kalangan, termasuk Ketua DPRD Gianyar, I Wayan Tagel Winarta. Ketua DPRD Gianyar didampingi anggota DPTD Gianyar, Ni Luh Sucingsih, datang ke lokasi memdoakan agar korban Ni Komang Ayu Ardani  (37) asal Banjar Teruna, Desa Siangan, Gianyar, cepat ditemukan.

Ipar korban, I Wayan Sumirat, ditemui dilokasi pencarian, Senin (29/3) mengatakan, setelah tim SAR gabungan menghentikan pencarian, pihak keluarga terus melakukan pencarian secara mandiri. “Kami akan terus melakukan pencarian sampai korban ditemukan,” jelasnya.

Diungkapkannya, berdasarkan informasi yang didapatnya, salah satu warga yang melihat kejadian tersebut mengatakan sebelum jatuh ke sungai, sepeda motor yang dikendarai korban tersenggol mobil yang kebetulan saat itu. “Karena cuaca saat itu hujan, gelap dan jalan terjal, karena tersenggol mobil, korban tidak bisa mengendalikan kendaraannya dan akhirnya terjun ke jurang,” jelasnya.

BACA JUGA  Jadi Pilot Project Zona Hijau, Warga 33 Banjar di Ubud Divaksin Massal

Sedangkan Ketua DPRD Gianyar, I Wayan Tagel Winarta, mengatakan, kedatangan ke lokasi kejadian, selain mendoakan agar korban bisa secepatnya ditemukan juga mensupport keluarga korban yang terus melakukan pencarian dibantu relawan. “Mari kita mendoakan agar korban bisa secepatnya ditemukan,” ajaknya.

Tagel minta pihak keluarga agar memaklumi penghentian pencarian yang dilakukan Tim SAR. Dikatakanya, Tim SAR menghentikan pencarian, karena memang protapnya seperi itu. “Karena protap sehingga Tim SAR menghentikan pencarian. Kalau memang ditemukan tanda-tanda Tim SAR pasti akan melakukan turun lagi,” ujarnya.

Sedangkan kalau benar informasi yang mengatakan kendaraan korban tersenggol mobil, sehingga tidak bisa mengendalikan dan akibatnya jatuh ke sungai, menurut Tagel, itu berati bukan kecelakaan tunggal. “Kalau informasi dari masyarat itu benar, berati itu bukan kecelakaan tunggal,” jelasnya.

BACA JUGA  Bangunan Pasar Umum Gianyar Mulai Dibongkar

Ditegaskanya, karena bukan kecelakaan tunggal, semestinya korban bisa mendapatkan asuransi Jasa Raharja, hanya saja perlu ada yang memfasilitasi. “Saya akan minta agar pihak yang terkait memfasilitasi keluarga korban , sehingga bisa mendapatkan asuransi Jasa Raharja,” tandasnya. (dt)

Facebook Comments