APBD-P Buleleng Tahun 2020 Dirancang Defisit Hingga 71,43 Miliar

Buleleng, BaliNews.id – Rapat penetapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah perubahan (APBD-P) Buleleng tahun anggran 2020 sempat memanas. Hal ini terjadi, lantaran frantik NasDem dan Hanura tidak sepakat melanjutkan pembahasan. Setelah terjadi pembahasan yang cukup alot, akhirnya APBD-P Buleleng tahun anggaran 2020 dapat disahkan. APBD-P kali ini dirancang defisit sebesar Rp.71,43 Miliar. Rabu (9/09)

Dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan, rapat dengan agenda Penyampaian Laporan Badan Anggaran (Bangar) DPRD dan Penyampaian Pendapat Akhir Bupati Buleleng atas Ranperda Perubahan APBD Tahun 2020 ini dipimpin Ketua DPRD Buleleng, Gede Supriatna. Hadir pula, 43 anggota DPRD Buleleng, Bupati Buleleng, Putu Agus Suradnyana.

BACA JUGA  Pemkab Tabanan Lakukan Evaluasi Meningkatnya COVID-19
Apbd-p Buleleng Tahun 2020 Dirancang Defisit Hingga 71,43 Miliar
Apbd-p Buleleng Tahun 2020 Dirancang Defisit Hingga 71,43 Miliar

Juru Bicara Banggar DPRD Buleleng, Ketut Ngurah Arya menjelaskan berdasarkan hasil pembahasan yang dilakukan, telah terbangun kesepahaman antara DPRD Buleleng dengan Kepala Daerah dan Banggar. Dimana dewan  merekomendasikan agar Ranperda tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2020 dapat ditetapkan menjadi Peraturan Daerah (Perda) Buleleng.

Berdasarkan asumsi pendapatan daerah yang dirancang lebih kecil dari belanja daerah. Maka dalam rancangan APBD-P tahun ini disepakati defisit anggaran sebesar Rp71,43 miliar. Nantinya defisit tersebut akan diseimbangkan dan ditutupi dari komponen pembiayaan daerah. Yakni, dari penerimaan pembiayaan dan pengeluaran pembiayaan.

Dalam APBD-P tahun ini pendapatan daerah dirancang Rp2,03 triliun lebih, menurun sebesar Rp282,72 miliar lebih atau sekitar 12,18 persen dari sebelum perubahan sebesar Rp2,23 triliun lebih. Belanja Daerah yang terdiri dari Belanja Tidak Langsung (BTL) dan Belanja Langsung (BL) setelah perubahan disepakati sebesar Rp 2,10 triliun lebih, menurun sebesar R p237,72 milliar lebih atau 10,13 persen dari sebelum perubahan sebesar Rp 2,34 triliun lebih.

BACA JUGA  Cegah P4GN, Bawaslu dan BNNK Gianyar Tandatangani PKS
Apbd-p Buleleng Tahun 2020 Dirancang Defisit Hingga 71,43 Miliar
Apbd-p Buleleng Tahun 2020 Dirancang Defisit Hingga 71,43 Miliar

Belanja daerah ini meliputi BTL yang mengalami penurunan 74,74 miliar Rupiah lebih atau 6,09 persen dari sebelumnya sebesar Rp 1,22 triliun lebih setelah perubahan menjadi Rp1,15 triliun lebih. Untuk BL mengalami penurunan sebesar Rp 162,98 miliar lebih atau 14,55 persen dari sebelum perubahan sebesar Rp1,12 triliun lebih setelah perubahan menjadi Rp 957,45 miliar lebih.

Pages ( 1 of 2 ): 1 2Selanjutnya »

Agus Hendrawan

Merupakan salah satu tim dari BaliNews.id