Amp Gelar Demo Disemprot Water Cannon

DENPASAR, BaliNews.id –  Puluhan Aliansi Mahasiswa Papua (AMP) melakukan unjuk rasa di parkir timur Lapangan Renon,  Senin (6/7/2020) sekitar pukul 10.00 Wita. Polisi membubarkan mereka dengan menyemprotkan air dari kendaraan water cannon.    

Demo dipimpin Ketua AMP Komite Kota Bali Jeeno Dogomo mendapat pengamanan puluhan personel Polresta Denpasar dipimpin Kabag Ops  Kompol I Gede Putu Putra Astawa. Selain itu,  Tim Satgas Covid-19 Desa Sumerta Kelod juga turun.

Para pendemo melakukan orasi sembari membawa poster bertuliskan,  Melawan lupa 22 tahun Biak berdarah. Negara Bertanggung Jawab atas Pelanggaran HAM Berat di Papua.

Sekitar pukul 10.10 Wita, mereka hendak bergerak ke Bundaran Renon tapi dihalau polisi karena Kawasan tersebut masih masuk zona merah Cobid-19. Mereka juga diimbau membubarkan diri untuk mencegah penularan virus corona.    

Namun, peringatan tersebut tak diindahkan para pendemo.  Karena  membandel, polisi melakukan penyemprotan air dari Armoured Water Cannon (AWC) dan  massa membubarkan diri.

Kasubbag Humas Polresta Denpasar Iptu I Ketut Sukadi yang dikonfirmasi mengatakan, penyemprotan air dilakukan karena massa tidak mau membubarkan diri setelah beberapa kali diberikan peringatan.  “Situasi berjalan kondusif,”tegas Sukadi.  (dum)

BACA JUGA  Warga Aljazair Terlibat Pembobolan ATM Ditangkap

Agus Hendrawan

Merupakan salah satu tim dari BaliNews.id