Acara Kelompok Pemuda di Kampung Jawa, Tujuh Orang Masih Saksi

DENPASAR, BaliNews.id – Kapolresta Denpasar AKBP Jansen Avitus Panjaitan berjanji mengusut tuntas kegiatan sekelompok pemuda di  depan Masjid Baiturrahman, Dusun Wanasari (Kampung Jawa), Denpasar Barat, Sabtu (23/5/2020) sekitar pukul 03.00 Wita.

Setelah video acara diisi dengan bernyanyi dan menyalakan smoke bomb viral di media sosial dan menuai kecaman masyarakat, Polsek Denpasar Barat mengamankan tujuh orang pemuda dan hingga, Senin (25/5/2020), mereka masih berstatus sebagai saksi.  “Belum ditemukan adanya unsur sengaja atau niat untuk berkumpul sehingga mereka masih saksi,” ungkap Jansen Avitus Panjaitan. 

Selama bulan puasa, mereka membangunkan warga untuk sahur di gang masing-masing. Sedangkan acara kumpul-kumpul itu dilakukan secara spontanitas. “Jadi, mereka mengaku spontan tapi kami tetap mendalami pemeriksaan. Kalaupun ada pelanggaran, tentu kami proses sesuai hukum,”tegasnya. 

BACA JUGA  Kelola Sampah Plastik, Desa Kayu Putih Dirikan Bank Sampah

Kepolisian juga berkoordinasi dengan Pemkot Denpasar karena acara digelar sekelompok pemuda itu di tengah penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKM).  “Kami meminta warga untuk tidak terprovokasi. Siapapun yang melakukan pelanggaran akan diproses sesui hukum yang berlaku,”tandasnya.    

Tujuh orang yang diperiksa  berinisial DD (16), Bj (18), AK (20), Ri (25) yang saat itu memukul bedug. Kemudian,  Sf (20) berperan sebagai pemukul bedug dan menyalakan smoke bomb. SR (38) yang upload  video di media sosial serta Rd (39) yang ikut dalam acara tersebut. (DUM)

Facebook Comments

Agus Hendrawan

Merupakan salah satu tim dari BaliNews.id