Balinews.id

PPKM Darurat, Jam Operasional Penyeberangan Lintas Ketapang-Gilimanuk Dibatasi

Kadishub Provinsi Bali, IGW Samsi Gunarta.

DENPASAR, BaliNews.id – Dalam rangka pencegahan penyebaran Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) dan untuk melaksanakan kebijakan pada bidang transportasi perlu diambil langkah pengendalian arus trasnportasi berupa penyekatan pergerakan Pelaku Perjalanan Dalam Negeri (PPDN) antar Pulau Jawa dan Pulau Bali.

Dalam keterangan pers Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Provinsi Bali,
IGW Samsi Gunarta pada, Senin (Soma Wage Prangbakat) tanggal 12 Juli 2021
malam menyatakan bahwa Direktorat Jenderal Perhubungan Darat (Dirjen
Hubdat) akan menerapkan pembatasan waktu operasional terhadap layanan
angkutan penyeberangan lintas Ketapang – Gilimanuk bagi 1). Penumpang
Kendaraan Umum baik Bus maupun Travel lintas Jawa-Bali dan seterusnya;
2). Sepeda Motor dan sejenisnya; 3). Pengguna Jasa Angkutan Penyeberangan
tanpa kendaraan (Pejalan Kaki); dan 4). Pengguna Kendaraan pribadi dan
sejenisnya.

“Layanan penyeberangan untuk empat jenis pengguna jasa diatas yang selama
ini beroperasi 24 jam terhitung sejak rabu tanggal 14 Juli 2021 Pukul 20.00
WITA, akan hanya beroperasi mulai Pukul 06.00 WITA sampai dengan Pukul
20.00 WITA,” jelas Kadishub Samsi Gunarta.

Sedangkan untuk kendaraan logistik layanan penyeberangan, kata Kadishub
Bali ini tetap beroperasi selama 24 jam.

Sementara bagi pengguna jasa selama
jam operasional hanya akan dilayani untuk menyeberang, apabila memiliki
kelengkapan berupa 1). Surat keterangan negatif Covid-19 yang ditunjukkan
hasil Rapid test antigen atau PCR yang masih berlaku dan dilengkapi dengan
QRcode; dan 2). Sertifikat atau Kartu Vaksinasi Covid-19 sekurangnya 1 kali.

“Tanpa kedua persyaratan diatas, calon pengguna jasa tidak dapat melakukan
proses pembelian tiket penyeberangan,” tegasnya.

Berkenaan dengan kelancaran pelaksanaan pembatasan operasional
penyeberangan, maka Kadishub Samsi Gunarta mengharapkan Pelaku
Perjalanan Dalam Negeri (PPDN) agar menyesuaikan jadwal perjalanan
dengan jadwal pembatasan operasional lintas penyeberangan Ketapang –
Gilimanuk. Dimana jadwal pembatasan operasional lintas Penyeberangan Ketapang – Gilimanuk adalah selama pelaksanaan PPKM Darurat sampai dengan tanggal 20 Juli 2021, dan akan dievaluasi menyesuaikan dengan status PPKM.

“Terhadap hal tersebut seluruh perusahaan angkutan penyeberangan pada
lintas penyeberangan Ketapang – Gilimanuk dan perusahaan angkutan darat
agar memastikan kelengkapan dokumen perjalanan penumpang dan
menyediakan petugas khusus untuk melakukan verifikasi dokumen
perjalanan sebelum penumpang menggunakan sarana angkutan,” pungkasnya. (de)

Tanggulangi Kejahatan Siber, Polri akan Rekrut 45 Perwira di Bidang IT

NASIONAL, Balinews.id – Maraknya serangan siber di tanah air membuat Polri berencana merekrut sumber daya…

July 13, 2021

Nyoman Parta Sukses Perjuangkan Hak Pekerja APS, Downgrade Status Resmi Dibatalkan

Balinews.id – Rencana perubahan status pekerja dari PKWTT/Permanent menjadi PKWT/Kontrak di PT Angkasa Pura Supports…

July 13, 2021

10 WN Tiongkok Diamankan Atas Dugaan Pelanggaran Izin Tinggal

BADUNG, Balinews.id – Sepuluh warga negara asing (WNA) asal Tiongkok ditahan oleh Kantor Imigrasi Kelas…

July 13, 2021

Berbuah Manis! Rencana Perubahan Status Pegawai PT APS Dibatalkan

Badung, Balinews.id – Sengketa terkait perubahan status ketenagakerjaan yang terjadi di Bandara Ngurah Rai akhirnya…

July 13, 2021

Hyundai Kona Electric Siap Meluncur di GIIAS 2024

BISNIS, Balinewsid – PT Hyundai Motors Indonesia akan segera melengkapi model kendaraan listrik (EV) di…

July 13, 2021