Balinews.id

Pencucian Uang Bandar Narkotika di Bali Terungkap, Nilainya Fantastis

Konferensi pers praktik pencucian uang yang dilakukan oleh bandar narkotika berinisial MW (36). (Foto: Denita BR Matondang)

Balinews.id – Praktik pencucian uang yang dilakukan oleh bandar narkotika berinisial MW (36) berhasil dibongkar oleh Direktorat Tindak Pidana Pencucian Uang Deputi Bidang Pemberantasan Badan Narkotika Nasional (BNN) Bali.

Terungkap bahwa pelaku berupaya menyamarkan harta tak wajarnya dari hasil jual beli narkotika dengan cara mulai dari bisnis salon dan kosmetik hingga investasi properti. Total kekayaannya mencapai Rp 15 miliar.

Menurut keterangan Deputi Pemberantasan BNN, Irjen Pol I Wayan Sugiri, kasus ini berawal ketika MW ditangkap Polda Bali atas kasus kepemilikan narkotika hingga divonis 6 tahun penjara pada tahun 2016. Pada tahun 2020, MW bebas dari Lapas Kerobokan setelah beberapa kali mendapat remisi atau pengurangan masa hukuman.

Namun, walaupun hanya 4 tahun di dalam penjara, MW berhasil mengembangkan jaringan dan mengatur peredaran narkotika hingga berhasil mengumpulkan uang miliaran rupiah.

“Tahun 2020 dia keluar (dari Lapas Kerobokan. Transaksi keuangan, melakukan peredaran (narkotika) itu tahun 2016-2020,” kata Sugiri kepada wartawan di Denpasar, Bali, pada Jumat (5/5/2023).

Berdasarkan penyelidikan, uang hasil jual narkotika ini kemudian digunakan untuk modal bisnis, membeli rumah dan kendaraan mewah. Diketahui, pada tahun 2021, MW mulai mengembangkan bisnisnya dengan membangun 3 rumah toko atau ruko tiga lantai di atas lahan seluas 500 meter persegi di kawasan Glogor Carik No 108 Desa Pemogan, Kota Denpasar. Dua bangunan Ruko digunakan untuk membuka usaha salon dan komestik, dan satu ruko disewakan ke orang lain senilai Rp 500 juta selama dua tahun.

“Ada 3 Ruko. Satu ruko ada dua pintu, yang ini ruko dia (jadikan bisnis), tengah (untuk) salon dan (disampingnya) ada kosmetik, dan yang satu ada penyewa belum masuk keburu ditangkap. Jadi ini bangunan baru,” kata dia.

Dilansir Kompas.com, bisnis pencucian uang yang dilakoni MW mulai terendus pada tahun 2021. Namun, kasus ini mendapat titik terang setelah ditemukannya keterkaitan bisnis narkotika yang dilakoni MW dengan seorang tersangka berinisial JC alias FC yang ditangkap di Depok, Jawa Barat, pada 16 Februari 2022.

Lalu, seorang pengedar berinisial IGABK alias AT, yang ditangkap di halaman parkir Lapas Kerobokan, pada 12 Februari 2018, ternyata terlibat dalam jaringan seorang narapidana di Lapas Kerobokan berinisial IM alias K, yang merupakan kaki tangan MW.

Dari hasil penelusuran, ketiganya diketahui sering melakukan transaksi uang hasil penjulan narkotika ke MW yang mengunakan rekening atas nama orang lain. Setelah hampir dua tahun penyelidikan, MW akhirnya ditangkap di sebuah ruko miliknya yang berada di Kawasan Pemogan, Denpasar, Bali, pada Senin (3/4/2023).

“Mulai ketahuan kan tahun 2021, lalu diperkuat lagi setelah tahun 2022 setelah ada JC lalu ditarik ke belakang (IGABK dan IM). Makanya kita minta Inquiry PPATK 2022, kita pelajari, kita profiling pelaku dan ini (Ruko) ternyata dibangun tahun 2021, dia beli tanah,” kata Sugiri.

Pihaknya masih melakukan pengembangan untuk menelusuri aset yang dimiliki tersangka dan kemungkinan keterlibatan pihak lain.

“Ini dia beli barang (narkotika jenis sabu) dari Jakarta, dan itu dia ada perantara. Makanya kita masih stay di sini nanti kita kembangkan lagi. Masanya dia sebagai bandar pada masa itu 2016-2020,” kata dia.(*)

Segera! Thailand Akan Legalkan Pernikahan Sesama Jenis

GLOBAL, Balinews.id – Anggota parlemen Thailand sedang bersiap untuk melakukan pemungutan suara yang bersejarah terkait…

May 6, 2023

Lirik Lagu Politrik Feast, Gambarkan Situasi Politik Saat Ini?

HIBURAN, Balinews.id – Band indie rock asal Indonesia, .Feast baru saja merilis lagu berjudul Politrik.…

May 6, 2023

Korban Jiwa Kebakaran Gudang LPG Kini 16 Orang, Tersisa 2 yang Dirawat

DENPASAR, Balinews.id – Korban jiwa akibat kebakaran di Gudang Gas LPG di Jalan Cargo Taman…

May 6, 2023

Menko Airlangga: Tak Ada Anggaran Bansos Untuk Korban Judol

NASIONAL, Balinews.id – Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan tak ada anggaran bantuan sosial (bansos)…

May 6, 2023

DPR Usulkan Mahasiswa Ekonomi Kelas Menengah Diberikan Beasiswa

NASIONAL, Balinews.id – c Menurutnya, model pembiayaan Uang Kuliah Tunggal (UKT) yang berlaku saat ini…

May 6, 2023