Balinews.id

1553 Napi di Bali Dapat Remisi Idul Fitri, 9 Langsung Bebas

Kakanwil Kemenkumham Bali Pramella Yunidar Pasaribu (kanan) memberikan ucapan selamat Idul Fitri di sela pemberian remisi khusus di Lapas Kelas II-A Kerobokan, Badung, Rabu (10/4/24). Sumber foto: istimewa

Badung, Balinews.id – Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Provinsi Bali memberikan remisi khusus Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1445 Hijriah kepada 1553 Narapidana dan Anak Binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) dan Rumah Tahanan Negara (Rutan) di Bali, Rabu (10/4/24).

Dari 1553 orang tersebut, 9 dinyatakan langsung Bebas. Mereka tersebar di semua Lapas, Rutan dan LPKA di Provinsi Bali.

“Narapidana dan Anak Binaan kita tahun ini yang mendapatkan remisi khusus Idul Fitri 1 Syawal 1445 Hijriah sebanyak 1553 orang, dan dari angka tersebut, 9  orang di antaranya langsung bebas,” terang Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kanwil Kemenkumham) Bali Pramella Yunidar Pasaribu di Lapas Kelas IIA Kerobokan.

Remisi khusus yang diterima oleh Narapidana dan Anak Binaan bervariasi mulai dari 15 hari, 1 bulan, 1 bulan 15 hari hingga 2 bulan.

“Pemberian remisi dan pengurangan masa pidana merupakan wujud nyata dari sikap negara sebagai reward kepada narapidana dan anak binaan yang senantiasa selalu berusaha berbuat baik, memperbaiki diri, dan kembali menjadi anggota masyarakat yang berguna” sambungnya.

Adapun rincian 1553 Narapidana yang mendapatkan remisi khusus tersebut yakni di Lapas Kerobokan sebanyak 422 orang, Lapas Perempuan Kerobokan sebanyak 77 orang, Lapas Narkotika Bangli sebanyak 558 orang, Lapas Karangasem sebanyak 107 orang, Lapas Tabanan sebanyak 36 orang, Lapas Singaraja sebanyak 57 orang, LPKA Karangasem sebanyak 7 orang, Rutan Klungkung sebanyak 18 orang, Rutan Bangli sebanyak 156 orang, Rutan Gianyar sebanyak 64 orang, dan Rutan Negara sebanyak 51 orang.

9 orang narapidana yang langsung bebas yakni 4 orang narapidana di Lapas Kerobokan, 2 orang narapidana di Rutan Klungkung, 1 orang narapidana di Rutan Gianyar, dan 2 orang narapidana di Rutan Negara.

Kakanwil Kemenkumham Bali berharap pemberian Remisi Idul Fitri dapat menjadi dorongan bagi narapidana untuk terus memperbaiki diri dan mengambil peran aktif dalam program pembinaan.

“Program pembinaan yang dilakukan bertujuan agar Saudara sekalian meningkatkan kualitas kepribadian dan kemandirian agar menyadari kesalahan, memperbaiki diri, dan tidak mengulangi tindak pidana, sehingga dapat diterima kembali oleh lingkungan masyarakat,” ujar Pramella. (*)

Tak Hanya Sekedar Hiburan, Ini Manfaat Membaca Novel yang Perlu Dipertimbangkan

INTERMESO, Balinews.id – Membaca novel seringkali dianggap sebagai hiburan semata bagi sebagian orang. Namun, ada…

April 11, 2024

Dikira Ngancam Pakai Pisau, Ternyata Pembuka Tutup Botol

DENPASAR, Balinews.id – Sepasang suami istri penjual nasi goreng di daerah Pemogan Denpasar Selatan mendapat ancaman dari…

April 11, 2024

Sempat Ngaku Sakit, Nyoman Panca Ditemukan Tewas Telanjang di Kamar Kos

DENPASAR, Balinews.id – Seorang pria asal Buleleng bernama I Dewa Nyoman Panca (54) ditemukan tak…

April 11, 2024

Bule Australia Dideportasi Akibat KDRT Dengan Istrinya yang Merupakan WNI

BADUNG, Balinews.id – Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Bali, melalui Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim)…

April 11, 2024

Ancam Pedagang Nasgor di Pemogan dengan Sajam, Pria Ini Akhirnya Minta Maaf

VIRAL, Balinews.id – Warganet dihebohkan oleh sebuah video yang memperlihatkan seorang pria membawa senjata tajam…

April 11, 2024