Sakit Itu Milik Siapa Saja

Berkali kali aku bertanya pada diriku sendiri,kenapa aku bisa dijalan salah ini.
Berkali kali aku marah dan memaki diriku sendiri,memaki ketololanku,kebodohanku,keediotanku.
Ini seperti cerita lama,cerita basi,drama tentang sakit hati para wanita,tapi terus terjadi.
Ini masih tentang cerita wanita yang tak berdaya saat dia menjadi orang ketiga,yang tentu saja tak akan pernah benar di mata darma, masyarakat, apalagi di mata para wanita lain yang mengaku suci dan setia.

Entah salah siapa,salahku atau salahmu.
Bukankah saat kau mendekatiku aku tahu kau sudah berdua?Iya kamu salah, sudah berdua tapi masih berani mendekatiku.Tapi aku pun tak ada bedanya,aku pun salah telah membuka diri untuk kau dekati.Kita berdua salah bersama,bersalah telah mengkhianati kekasihmu,kita sama sama pengkhianat.Itulah yang terus terngiang di benakku,yang menyiksaku siang dan malam,yang telah merenggut ketenangan hidupku.

BACA JUGA  DI KAKI LERENG BATUR

Lalu kenapa aku tidak pergi saja??Sudah berkali aku mencoba untuk pergi,tapi selalu gagal,aku telah melibatkan hati,bagian hatiku yang terdalam.Lalu bagaimana denganmu?Aku tidak tahu!!Ya aku tidak tahu,aku hanya bisa mengira bahwa kau pun telah melibatkan hatimu.Kegoblokan macam apa yang sedang aku dan kamu lakukan ini???Terutama aku,ya aku,aku bahkan telah lebih dungu dari kerbau terdungu, karena aku tahu meskipun hatimu ada padaku,kau tak akan pernah bisa meninggalkannya.

Jika ada yang bertanya padaku, lebih banyak mana bahagia atau sedih yang kurasa selama bersamamu??Tidak ada jawabannya,karena rasa bahagiaku dan sedihku sudah menyatu.Setiap aku bahagia selalu terselip rasa sedih,dan setiap aku sedih bahkan perih selalu terselip bahagia.Kau datang padaku saat kau rapuh,saat begitu banyak derita yang kau rasa,aku tersentuh dengan kisahmu,aku meluluh, sampai hati rapuhku tersentuh cinta.Hal yang seharusnya tidak terjadi,hal yang seharusnya hanya sebatas kawan sejati.

BACA JUGA  Tak Mendamba Malam

Sampai saat saat yang termenyakitkan tiba,saat dimana dia mengetahui hubungan kita.Tentu saja dia marah,ya wanita mana yang tak akan marah bila tahu kekasihnya telah mengkhianatinya.Dia sakit,dan akupun sakit tak tertahankan.Sakit ketika kau tak membelaku, sakit ketika aku dihina, sakit ketika aku tahu bahwa kau telah membohongiku.Bukankah selama ini kau mengatakan kalau kekasihmu tidak mencintaimu?dan kau tidak mencintainya?? ternyata kalian masih saling mencintai,saling takut kehilangan.

Dunia terasa gelap,udara terasa susah ku hirup, mengingat semua yang telah terjadi.
Aku telah salah mencinta,aku telah salah menyerahkan hati.Yang ada hanya seperti melangkah dibara api dengan hati yang tertancap ribuan duri.Aku menghibur hati dengan bersyukur,bahwa aku pernah berarti dan berguna untukmu, pernah menjadi terang di saat gelapmu,pernah melihat binar semangatmu yang kembali menyala saat kita bersama dalam kerja.Tak kuragukan meskipun sesaat bersama,kau telah mempercayaiku untuk menjadi tempatmu mengadu,seolah aku adalah bagian semua perjalananmu.

BACA JUGA  Jadikan Aku

Tidak selalu benar bahwa orang ketiga tak punya hati, bahwa orang ketiga itu selalu menyakiti.Dia pun juga punya rasa sakit yang sama ketika yang dicintainya meninggalkannya, memilih kembali ke cinta pertamanya.Dan perasaan sakit telah diperdaya tak akan pernah hilang menjadi trauma menghantui jiwa.Hanya niat pemaafan dan menyadari kesalahan yang bisa menyembuhkan luka….Pesanku Untukmu,Serapuh Apapun Kamu Disuatu Masa Nanti,Jangan Pernah Ada Lagi Menjadikan Wanita Lain Menjadi Orang Ketiga,Karena Sakit Itu Milik Siapa Saja..